WhatsApp Icon
Khutbah Idul Fitri: Ketua BAZNAS Manado - Menanam Benih Damai diatas Sajadah Kemenangan - di Masjid Darussalam 1

MANADO – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Darussalam 1, Sindulang, saat ratusan jamaah melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H, Ahad (21/3/2026). Ibadah yang dimulai pukul 07.00 WITA ini berlangsung penuh syukur dan ketertiban.

Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, bertindak sebagai Khatib dengan judul khutbah "Menanam Benih Damai di Atas Sajadah Kemenangan". Ia menekankan bahwa Ramadan adalah madrasah untuk membentuk karakter yang damai.

Taufiq menjelaskan bahwa makna Islam sejati adalah masuk ke dalam keselamatan secara utuh (fi silmi kaffah). Pribadi yang lulus dari madrasah Ramadan harus mampu membawa ketenangan bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

"Pribadi islami adalah mereka yang damai dengan Allah, damai dengan diri sendiri, dan penebar kedamaian bagi sesama," tegasnya. Pesan ini mengajak jamaah untuk menjaga keharmonisan pasca menjalani ibadah puasa sebulan penuh.

Khutbah diakhiri dengan doa muhasabah yang menyentuh hati. Isak tangis haru jamaah pecah saat mensyukuri kemenangan melawan hawa nafsu dan lapar, menandai berakhirnya perjuangan spiritual di bulan suci Ramadan yang mulia.

Usai rangkaian ibadah, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Taufiq T. Permata tampak berbaur dengan pengurus BTM, Imam, unit pengumpul zakat (UPZ), Polsek setempat serta jamaah dalam suasana kekeluargaan yang sangat erat.(*) 

22/03/2026 | Kontributor: Humas
Idul Fitri 1 Syawal 1447 H: Ketua BAZNAS Kota Manado sebagai Khotib di Masjid Darussalam 1, Sindulang

SINDULANG, MANADO – Momentum perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Darussalam Satu Sindulang dipastikan berlangsung khidmat. Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, SE, secara resmi dikonfirmasi akan bertindak sebagai khotib utama tahun ini.

Kehadiran sosok pemimpin lembaga amil zakat tersebut membawa antusiasme besar bagi seluruh jamaah di wilayah Sindulang. Wawasan luas beliau mengenai nilai-nilai sosial dan keagamaan diharapkan mampu memberikan pencerahan spiritual yang mendalam bagi masyarakat setempat.

Tema besar yang diangkat adalah "Menanam Benih Damai di Atas Sajadah Kemenangan". Judul ini mencerminkan sebuah ajakan tulus untuk merawat kerukunan antarumat manusia serta menyebarkan kasih sayang sebagai wujud nyata kemenangan setelah menjalani ibadah puasa.

Melalui pesan tersebut, khotib mengajak jamaah menjadikan momentum lebaran untuk memperkuat tali persaudaraan. Sajadah kemenangan bukan sekadar alas salat, melainkan simbol komitmen umat Islam dalam menanamkan nilai-nilai perdamaian yang kokoh di tengah kehidupan masyarakat.

Ketua BTM Masjid Darussalam Satu, Usman Abas, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran tokoh penting tersebut di wilayahnya. Beliau berharap khutbah ini memotivasi jamaah untuk terus menjaga harmoni dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama warga.

"Kehadiran Bapak Taufiq T. Permata merupakan kehormatan besar bagi kami semua," ujar Usman Abas dengan penuh semangat. Beliau mendoakan agar pesan yang disampaikan nanti dapat mempererat persatuan umat dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Manado.(*) 

19/03/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kota Manado: Ingatkan Etika Pengurus Zakat dalam Mengelola ZIS

MANADO – Menjaga kepercayaan umat adalah kunci utama dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Dalam sebuah penguatan kapasitas pengelolaan dana umat, ditekankan pentingnya menjaga mentalitas pengurus agar tidak terjebak dalam "penyakit" psikologis yang merusak pahala dan amanah.

Penyakit Amil: Merasa Memiliki Hak Mutlak

Sering kali muncul anggapan keliru di kalangan petugas lapangan atau amil bahwa mereka memiliki hak penuh untuk menentukan nasib harta zakat yang mereka terima. Padahal, secara syariat, amil hanyalah jembatan atau perantara (wasilah) antara pemberi (Muzakki) dan penerima (Mustahik).

Penyakit utama yang harus dihindari adalah merasa memiliki hak lebih atau merasa paling berjasa atas terkumpulnya dana tersebut.

Landasan Syariat: Hak yang Dibatasi

Islam telah mengatur dengan sangat rinci melalui Al-Qur'an dan Hadis bahwa porsi amil adalah kompensasi atas waktu dan tenaga, bukan kepemilikan tanpa batas.

1. Dalil Al-Qur'an (QS. At-Taubah: 60).

"Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, dan pengelola-pengelola zakat (amil)..."

Pelajaran: Kata Amilina Alaiha menunjukkan tugas profesional. Para ulama fiqh menekankan bahwa bagian amil tidak boleh melampaui batas kewajaran atau standar yang ditetapkan lembaga otoritas (maksimal 1/8 atau 12,5% dari total perolehan).

2. Hadis Peringatan Gratifikasi (HR. Bukhari & Muslim)

Rasulullah SAW pernah menegur keras seorang petugas zakat bernama Ibnu Luthbiyyah yang menerima "hadiah" pribadi di luar tugasnya. Beliau bersabda:

"Mengapa ia tidak duduk saja di rumah bapaknya atau ibunya, lalu ia melihat apakah ia akan diberi hadiah atau tidak?"

Makna: Hadis ini menjadi pengingat bahwa segala fasilitas atau kelebihan yang diterima pengurus zakat karena jabatannya adalah milik umat, bukan milik pribadi.

Etika Pengurus dalam Mengelola ZIS

Untuk menghindari penyimpangan, pengurus zakat di Kota Manado diharapkan memegang teguh tiga prinsip utama:

- Niat sebagai Pelayan: Menyadari bahwa posisi amil adalah pelayan bagi orang miskin dan mitra bagi orang kaya.

- Transparansi Digital: Memanfaatkan sistem pencatatan digital untuk meminimalkan celah penyalahgunaan dana secara manual.

- Bebas dari Kepentingan Pribadi: Tidak mendistribusikan zakat berdasarkan kedekatan personal, melainkan murni berdasarkan skala prioritas 8 asnaf.

"Zakat bukan sekadar angka di atas kertas, tapi titipan langit yang harus sampai ke tangan yang berhak tanpa berkurang sepeser pun karena ego pengelolanya."

19/03/2026 | Kontributor: Humas
PANDUAN PELAPORAN ZIS DAN DSKL RAMADHAN 1447 H - UPZ MASJID SE-KOTA MANADO

Bapak/Ibu Pengurus UPZ Masjid yang dirahmati Allah,

Dalam rangka menjaga amanah umat dan memastikan akuntabilitas pengelolaan zakat selama bulan suci Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kota Manado menginstruksikan seluruh UPZ Masjid untuk menyusun laporan pelaksanaan pengelolaan sesuai standar nasional.  

Berdasarkan Peraturan BAZNAS RI Nomor 1 Tahun 2023, berikut adalah ketentuan pelaporan yang wajib diperhatikan:

DATA YANG WAJIB DILAPORKAN:

Zakat Fitrah & Zakat Maal: Harta yang wajib dikeluarkan oleh muslim/badan usaha untuk diberikan kepada yang berhak.  

Infak & Sedekah: Harta yang dikeluarkan di luar zakat untuk kemaslahatan umum.  

Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL): Mencakup harta fidyah, kafarat, kurban, hibah, hingga titipan amanah lainnya.  

Data Identitas: Laporan kinerja wajib memuat data lengkap Muzaki (pemberi) dan Mustahik (penerima).  

BATAS WAKTU PELAPORAN:

Sesuai target efektivitas nasional, laporan lengkap wajib diserahkan ke Kantor BAZNAS Kota Manado paling lambat:

Maksimal 30 Hari Kerja setelah Idul Fitri 1447 H.

MENGAPA HARUS TEPAT WAKTU?

*Laporan harus disusun secara lengkap, akurat, terkini, dan tepat waktu.  

*Data Anda menjadi basis data utama penilaian capaian pengelolaan zakat di Kota Manado.  

*Pelaporan yang tertib menghindarkan UPZ dari sanksi administratif berupa peringatan tertulis sesuai aturan yang berlaku.  

Pencatatan setiap transaksi pelaksanaan pengelolaan ZIS dan DSKL wajib dilakukan pada sistem informasi yang dikelola oleh BAZNAS. Mari kita sukseskan gerakan zakat yang transparan dan profesional di Kota Manado.  

Terima kasih atas dedikasi Bapak/Ibu sekalian.

Jazakumullahu Khairan Katsiran.

BAZNAS Kota Manado

18/03/2026 | Kontributor: Humas
Panduan Penggunaan Kalkulator Zakat Mal Digital BAZNAS Kota Manado

Kini, menghitung zakat mal tidak lagi rumit. Ikuti langkah-langkah sederhana di bawah ini untuk memastikan perhitungan harta Anda akurat sesuai dengan SK Ketua BAZNAS RI Nomor 15 Tahun 2026.

1. Akses Kantor Digital

Buka peramban (browser) di ponsel atau komputer Anda, lalu kunjungi situs resmi BAZNAS Kota Manado di:

www.kotamanado.baznas.go.id

2. Pilih Menu Kalkulator Zakat

Pada halaman utama portal Kantor Digital, cari dan klik ikon atau tombol bertuliskan "Kalkulator Zakat". Anda akan diarahkan ke halaman simulasi perhitungan yang tampilannya serupa dengan gambar di atas.

3. Pilih Jenis Zakat

Kalkulator ini menyediakan beberapa pilihan kategori zakat. Pastikan Anda memilih tab yang sesuai dengan harta yang akan dihitung:

- Zakat Penghasilan: Untuk gaji bulanan atau pendapatan rutin.

- Zakat Emas/Perak: Untuk simpanan logam mulia.

- Zakat Perdagangan: Untuk aset bisnis dan perusahaan.

4. Masukkan Data Pendapatan

Pada kolom yang tersedia, isi data keuangan Anda:

- Gaji per Bulan: Masukkan nominal pendapatan tetap bulanan Anda.

- Penghasilan Lain-lain: Masukkan pendapatan tambahan (bonus, tunjangan, atau hasil sampingan) jika ada.

Sistem akan secara otomatis menjumlahkan di kolom Jumlah Penghasilan per Bulan.

5. Pantau Batas Nisab

Lihat pada kolom Nisab per Bulan. Jika jumlah penghasilan Anda di atas Rp 7.640.144, maka Anda sudah termasuk wajib zakat (muzaki). 

6. Proses Hitung dan Pembayaran

Klik tombol kuning "Hitung Zakat" untuk melihat nominal zakat yang harus dikeluarkan (2,5%).

Jika Anda ingin langsung menunaikan, klik tombol hijau "Bayar Zakat" untuk dialihkan ke metode pembayaran digital yang aman.

Tips untuk Petugas UPZ:

"Gunakan kalkulator ini saat melayani jamaah di masjid agar perhitungan transparan dan dapat langsung disaksikan oleh muzaki. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan umat terhadap pengelolaan zakat kita."

17/03/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

"Baznas Manado Terus Berinovasi, Gandeng Bank BNI Permudah Akses Pembayaran Zakat"
"Baznas Manado Terus Berinovasi, Gandeng Bank BNI Permudah Akses Pembayaran Zakat"
BAZNAS Kota Manado mengumumkan kerjasama dengan Bank BNI Cabang Manado dalam layanan pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui payment gateway. Pertemuan yang berlangsung pada Kamis, 27 Februari 2025, di Bank BNI Cabang Manado ini dihadiri oleh Wakil Pimpinan Cabang Manado, Moh. Bilal, bersama Ketua BAZNAS Manado, Taufiq Permata, Wakil Ketua III, Julianty Nasaru, dan Staff Pelaksana, Utami Panigoro. Dalam kerjasama ini, BAZNAS Manado dan BNI sepakat untuk membuka rekening ZIS, memperluas kanal pembayaran, dan mendukung sistem kantor digital BAZNAS Manado. Hal ini bertujuan untuk memudahkan muzaki/donatur dalam melakukan setoran ZIS secara digital. Moh. Bilal menyambut baik inisiatif BAZNAS Manado, mengatakan, "Kerjasama ini akan mempermudah transaksi zakat melalui BNI, memberikan kenyamanan bagi para pembayar zakat." Sementara itu, Taufiq Permata menambahkan, "Dengan Bank BNI yang merupakan salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia, kami dapat menyediakan layanan transaksi yang terintegrasi dengan sistem keuangan Simba, memudahkan monitoring transaksi dari muzaki." BAZNAS Manado telah membuka rekening BNI untuk ZIS dengan nomor rekening: 4567809993 a/n Badan Amil Zakat Nasional Kota Manado. Selain itu, transaksi Host To Host (H2H) antara BAZNAS Manado dan BNI akan segera ditindaklanjuti oleh pihak BNI pekan depan melalui bidang IT. BAZNAS Manado terus berinovasi dalam memanfaatkan teknologi perbankan terbaru untuk meningkatkan kualitas layanan dan mempermudah akses pembayaran zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat.(*)
BERITA01/03/2025 | Humas
Ketua BAZNAS Manado Sampaikan Pesan Kepedulian di Masjid At-Takmir
Ketua BAZNAS Manado Sampaikan Pesan Kepedulian di Masjid At-Takmir
Manado, 28 Februari 2025 – Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq Permata, menyampaikan Khutbah Jumat dengan tema "Membangun Solidaritas Jelang Ramadhan" di Masjid At-Takmir, Kelurahan Taas, Kecamatan Tikala, Kota Manado. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan pembekalan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang baru terbentuk di masjid tersebut. Dalam khutbahnya, Taufiq Permata menekankan pentingnya memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan. Beliau mengajak umat Islam untuk menumbuhkan rasa kepedulian kepada kaum fakir, miskin, dan mustahik sebagai wujud nyata dari ketakwaan kepada Allah SWT. "Ramadhan adalah momentum memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah, tetapi juga jalan menghadirkan kesejahteraan bagi mereka yang membutuhkan," ujar Taufiq Permata. Kehadiran Ketua BAZNAS Manado disambut baik oleh Ketua BTM Masjid At-Takmir, Tasmin, yang menyampaikan apresiasi atas kesempatan BAZNAS memberikan pembekalan kepada pengurus UPZ. "Kami berterima kasih atas kehadiran Ketua BAZNAS Manado yang telah memberikan khutbah dan pembekalan kepada UPZ yang baru terbentuk. Ini menjadi langkah awal bagi kami dalam berkhidmat membantu masyarakat melalui zakat," ungkap Tasmin. Dalam kesempatan tersebut, Taufiq Permata juga memperkenalkan program Ramadhan Berkah BAZNAS Kota Manado yang meliputi: Layanan Pengumpulan Zakat, Tata Kelola UPZ, Cara Distribusi Zakat kepada Yang Berhak (8 Asnaf). BAZNAS Manado berharap kolaborasi dengan UPZ di setiap masjid mampu memperluas jangkauan pengumpulan dan distribusi zakat di Kota Manado, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.(*)
BERITA28/02/2025 | Humas
Ramadan 1446 H : BAZNAS Manado Siap Melayani Pengumpulan Zakat melalui UPZ yang Tersebar di Berbagai Instansi, Lembaga, dan Masjid,"
Ramadan 1446 H : BAZNAS Manado Siap Melayani Pengumpulan Zakat melalui UPZ yang Tersebar di Berbagai Instansi, Lembaga, dan Masjid,"
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Manado mengadakan sosialisasi terkait Surat Keputusan (SK) Penetapan Zakat Fitrah tahun 1446 H/2025 M pada Rabu sore 26/02/25 di Masjid Hidayatullah, Kelurahan Sario. Acara ini dihadiri oleh para imam, Badan Ta'mir Masjid (BTM), dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kecamatan Sario dan Malalayang. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MUI Manado, KH. Yasir Bachmid, dan perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Sahril Baharudin dan Kepala Seksi Zakat Wakaf, Burhan. Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado, Taufiq Permata, dalam sambutannya menegaskan pentingnya zakat fitrah sebagai kewajiban bagi setiap Muslim yang harus ditunaikan pada bulan Ramadan. "Zakat fitrah adalah kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap umat Islam pada bulan Ramadan. BAZNAS Manado, melalui UPZ yang tersebar di berbagai instansi, lembaga, dan masjid, siap menjadi garda terdepan dalam melayani pembayaran zakat fitrah, zakat mal, infak, dan sedekah," ujar Taufiq. Aris Iskandar, dari tim fundraising BAZNAS Manado yang turut hadir, mengajak seluruh pengurus masjid untuk segera membentuk UPZ dan mendapatkan legalitas dari BAZNAS Kota Manado. "Pembentukan UPZ di masjid-masjid sangat penting agar pengumpulan ZIS selama Ramadan dan seterusnya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat," jelas Aris. "Dengan legalitas ini, aktivitas pengumpulan zakat akan lebih terstruktur dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku." Tambahnya. Sebelumnya, Kemenag Kota Manado telah mengeluarkan SK Nomor B.0104 Tahun 2025 tentang penetapan zakat fitrah tahun 1446 H/2025 M. Dalam SK tersebut, ditetapkan bahwa zakat fitrah yang wajib dikeluarkan adalah bahan makanan pokok, yaitu beras, sebesar 2,7 kg per orang. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan pengumpulan dan pendistribusian zakat fitrah di Kota Manado dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran, serta meningkatkan kesejahteraan umat.(*)
BERITA27/02/2025 | Humas
BAZNAS Manado: Klarifikasi Peraturan tentang Tidak Adanya Kewajiban Masjid Menyetorkan 30% Zakat
BAZNAS Manado: Klarifikasi Peraturan tentang Tidak Adanya Kewajiban Masjid Menyetorkan 30% Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado menegaskan bahwa Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid tidak diwajibkan menyetorkan 30% dari dana zakat yang dikumpulkan ke BAZNAS. Hal ini sesuai dengan Peraturan BAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 Pasal 35 ayat 5, yang berbunyi: "UPZ masjid negara, masjid raya, masjid, mushalla, langgar, surau, atau nama lainnya, atau masjid-institusi sebagaimana dimaksud pada Pasal 3 ayat (1) huruf g, Pasal 4 ayat (1) huruf f, dan Pasal 5 ayat (1) huruf f dapat melakukan tugas pembantuan pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat paling banyak sebesar 100% (seratus persen)." Berita ini dibuat untuk meluruskan kesalahpahaman yang beredar di beberapa masjid di Manado, yang mengira bahwa mereka wajib menyetorkan 30% dana zakat ke BAZNAS. Akibat dari informasi yang tidak akurat ini, sejumlah masjid enggan membentuk UPZ di lingkungan mereka. BAZNAS Kota Manado ingin memastikan bahwa aturan yang sebenarnya dipahami dengan baik sehingga tidak ada keraguan dalam pembentukan UPZ masjid. Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq Permata, menjelaskan bahwa aturan ini bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah distribusi zakat kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar masjid. “UPZ Masjid memiliki peran strategis dalam membantu mustahik di lingkungan terdekat mereka. Oleh karena itu, PerBAZNAS memberikan keleluasaan kepada UPZ Masjid untuk menyalurkan zakat sepenuhnya tanpa harus menyetorkan sebagian ke BAZNAS,” ujarnya. Tetap Wajib Melaporkan Pengelolaan Zakat Meskipun tidak wajib menyetor ke BAZNAS, Ketua BAZNAS Kota Manado menegaskan bahwa UPZ Masjid tetap wajib melaporkan pengumpulan dan distribusi zakat kepada BAZNAS. Hal ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat. “Laporan ini penting agar ada sinergi dalam pendistribusian zakat dan tidak terjadi tumpang tindih dalam pemberian bantuan. Kami berharap pengurus masjid dan UPZ tetap menjalin koordinasi yang baik dengan BAZNAS,” tambahnya. UPZ BAZNAS Tidak Hanya di Masjid, tetapi Juga di Instansi dan Lembaga Lainnya Selain di masjid, UPZ juga dapat dibentuk di instansi pemerintahan, perusahaan, lembaga pendidikan, serta komunitas tertentu. Hal ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan zakat dan meningkatkan efektivitas pengumpulan dana dari berbagai sektor masyarakat. Ketua BAZNAS Kota Manado menegaskan bahwa kehadiran UPZ di berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta, sangat membantu dalam optimalisasi penghimpunan dana zakat. “Dengan adanya UPZ di kantor-kantor pemerintahan, perusahaan, serta lembaga pendidikan, kita bisa memastikan bahwa setiap pegawai dan karyawan memiliki akses yang lebih mudah untuk menunaikan zakatnya secara rutin,” ujarnya. Selain itu, pembentukan UPZ di komunitas atau kelompok profesi tertentu, seperti asosiasi pekerja dan organisasi sosial, semakin memperkuat jaringan pengumpulan zakat di berbagai lini kehidupan. Langkah ini sejalan dengan semangat inklusivitas dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat untuk kesejahteraan umat. Peran BAZNAS dalam Pembinaan UPZ BAZNAS Kota Manado juga berkomitmen untuk memberikan bimbingan dan pendampingan kepada UPZ Masjid maupun UPZ di instansi lainnya. Pendampingan ini mencakup administrasi zakat, perhitungan nisab, serta strategi distribusi yang efektif. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dana zakat dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat yang berhak menerimanya. Kesimpulan Dengan adanya aturan ini, diharapkan pengurus masjid dan UPZ di berbagai sektor dapat lebih aktif dalam mengelola dan mendistribusikan zakat secara mandiri, tanpa kekhawatiran akan kewajiban penyetoran ke BAZNAS. Namun, kewajiban pelaporan tetap harus dijalankan agar tata kelola zakat semakin baik dan transparan. Dengan jaringan UPZ yang semakin luas, diharapkan pengumpulan dan distribusi zakat dapat berjalan lebih maksimal serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi para mustahik di Kota Manado.(*)
BERITA23/02/2025 | Humas
BAZNAS Kota Manado Ucapkan Selamat atas Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado 2025-2030
BAZNAS Kota Manado Ucapkan Selamat atas Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado 2025-2030
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado mengucapkan selamat atas pelantikan Wali Kota Manado, Andrei Angouw, dan Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, untuk masa jabatan 2025-2030. Pelantikan berlangsung hari ini di Istana Negara dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Momentum bersejarah ini menjadi tonggak awal bagi kepemimpinan baru dalam membangun Kota Manado yang lebih maju dan sejahtera. Kepemimpinan ini merupakan periode kedua bagi Andrei Angouw dan Richard Sualang setelah mereka kembali terpilih dalam Pilkada yang digelar pada 27 November 2024. Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Manado menandakan apresiasi terhadap kinerja mereka pada periode sebelumnya serta harapan besar untuk kelanjutan pembangunan kota. Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq Permata, menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar kepemimpinan yang baru dapat membawa kemajuan bagi Kota Manado. “Selamat atas dilantiknya Bapak Andrei Angouw sebagai Wali Kota Manado dan Bapak Richard Sualang sebagai Wakil Wali Kota Manado. Semoga amanah dalam menjalankan tugas, membawa keberkahan bagi masyarakat, serta terus bersinergi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah,” ujar Taufiq Permata. Wakil Ketua III BAZNAS Kota Manado, Juliaty Nasaru, turut memberikan ucapan selamat dan menegaskan komitmen BAZNAS dalam bersinergi dengan Pemerintah Kota Manado. “Selamat dan sukses atas pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado. BAZNAS Kota Manado siap bersinergi dengan pemerintah dalam upaya menyejahterakan masyarakat, khususnya fakir miskin dan kaum dhuafa, melalui pengelolaan zakat yang amanah dan profesional,” tutur Yuliaty Nasaru. Sebagai lembaga pemerintah non-struktural, BAZNAS memiliki tugas utama dalam mengelola zakat di Kota Manado. Dalam menjalankan tugasnya, BAZNAS Kota Manado mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Pemerintah Kota Manado, yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota. Hal ini menegaskan bahwa BAZNAS merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyalurkan zakat kepada yang berhak dan mendukung program pengentasan kemiskinan di daerah. Dengan kepemimpinan baru di Kota Manado, BAZNAS berharap semakin banyak program kolaboratif yang dapat dijalankan bersama pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam aspek sosial dan ekonomi berbasis zakat.(*)
BERITA20/02/2025 | Humas
BAZNAS Manado Ajak Amil Mengikuti Pengajian Selasa Pagi: “Memelihara Hubungan Baik dengan Muzaki Melalui Layanan Prima”
BAZNAS Manado Ajak Amil Mengikuti Pengajian Selasa Pagi: “Memelihara Hubungan Baik dengan Muzaki Melalui Layanan Prima”
BAZNAS Kota Manado mengajak seluruh amil, relawan, serta masyarakat yang peduli terhadap optimalisasi pengelolaan zakat untuk mengikuti Pengajian Selasa Pagi yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI. Pada sesi ke-7 tahun 2025 ini, pengajian akan mengangkat tema “Memelihara Hubungan Baik dengan Muzaki Melalui Layanan Prima” dengan menghadirkan narasumber kompeten, yaitu: > Rulli Kurniawan (Direktur Promosi dan Data Optimasi BAZNAS RI) > D. Retno Damayanti (Kepala Divisi Layanan Muzaki) > Moderator: H. M. Nadratuzzaman Hosen (Pimpinan Bidang Transformasi Digital Nasional BAZNAS RI) Kegiatan ini akan berlangsung pada: > Hari, tanggal: Selasa, 18 Februari 2025 > Waktu: 06.00 – 07.30 WIB > Media: Zoom (bit.ly/PengajianSelasaPagi) & YouTube BAZNAS TV > Konfirmasi Kehadiran: bazn.as/SharingBAZNAS Pengajian ini menjadi kesempatan berharga bagi para amil untuk memperdalam wawasan dalam memberikan layanan prima kepada muzaki, sehingga kepercayaan dan keberlanjutan penghimpunan zakat dapat terus meningkat. BAZNAS Kota Manado mendorong seluruh amil dan pegiat zakat di daerah ini untuk aktif mengikuti setiap sesi Pengajian Selasa Pagi, yang disiarkan secara gratis melalui Zoom dan YouTube BAZNAS TV. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Humas BAZNAS Kota Manado. Mari bersama meningkatkan kualitas layanan zakat demi kemaslahatan umat!.(*) ---------- #BAZNASManado #PengajianSelasaPagi #LayananPrima #TerimaKasihMuzaki #AmilKompeten
BERITA17/02/2025 | Humas
Zakat, Infaq dan Sedekah - Jalan Penyucian Jiwa Menuju Keberkahan
Zakat, Infaq dan Sedekah - Jalan Penyucian Jiwa Menuju Keberkahan
Dalam Islam, zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi juga alat penyucian jiwa. Konsep ini sangat ditekankan dalam tasawuf, yang mengajarkan bahwa seseorang tidak akan mencapai ketenangan hati jika masih terikat pada kecintaan terhadap harta. Dalam serial ini, BAZNAS Kota Manado akan mengulas bagaimana ZIS menjadi bagian dari perjalanan spiritual menuju Allah, sebagaimana diajarkan oleh para ulama sufi. ZIS dalam Pandangan Tasawuf Dalam tasawuf, zakat, infak, dan sedekah memiliki dimensi spiritual yang mendalam, sebagaimana dijelaskan oleh para ulama berikut: 1. Zakat: Penyucian Harta dan Jiwa Zakat adalah alat untuk membersihkan jiwa dari kecintaan terhadap dunia. Firman Allah: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka..." (QS. At-Taubah: 103) Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulum al-Din menegaskan bahwa orang yang menahan zakat memiliki jiwa yang sakit karena masih terikat dengan dunia. 2. Infak: Ujian Keikhlasan dan Tawakal Infak adalah bukti ketergantungan kepada Allah. Semakin seseorang bersedekah, semakin ia yakin bahwa rezekinya berasal dari Allah. "Apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya..." (QS. Saba': 39) Ibnu Atha’illah As-Sakandari dalam Al-Hikam berkata: "Orang yang takut miskin karena bersedekah berarti belum yakin bahwa rezekinya berasal dari Allah." 3. Sedekah: Menghancurkan Ego dan Sifat Tamak Sedekah bukan hanya tentang memberi, tetapi juga latihan untuk melepaskan diri dari sifat egois dan cinta dunia, Rasulullah ? bersabda: "Sedekah itu menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api." (HR. Tirmidzi) Imam Al-Ghazali menegaskan bahwa sedekah adalah terapi bagi jiwa yang keras dan serakah. Kisah Para Sufi tentang ZIS 1. Abu Bakr dan Umar: Perlombaan dalam Sedekah Suatu hari, Rasulullah ? meminta umat Islam bersedekah. Umar bin Khattab membawa setengah hartanya. Namun, Abu Bakr membawa seluruh hartanya. Ketika Rasulullah bertanya, “Apa yang engkau sisakan untuk keluargamu?” Abu Bakr menjawab: "Aku meninggalkan Allah dan Rasul-Nya." Pelajaran: Abu Bakr mencapai maqam tawakal, yaitu bersandar sepenuhnya kepada Allah. 2. Ibrahim bin Adham: Meninggalkan Kekayaan demi Kesucian Jiwa Ibrahim bin Adham adalah seorang raja yang meninggalkan istananya demi mencari ketenangan hati. Ia berkata: "Ketika aku masih menjadi raja, aku memiliki banyak harta, tetapi hatiku gelisah. Ketika aku meninggalkan semuanya dan hidup sederhana, hatiku menjadi tenang." Pelajaran: Dalam tasawuf, ini disebut zuhud, yaitu meninggalkan kecintaan dunia untuk mencapai kebahagiaan hakiki. Bagaimana Mengamalkan ZIS dalam Kehidupan Sehari-hari? 1. Latih Ikhlas dalam Bersedekah Jangan menunggu kaya untuk berbagi. Berikan tanpa mengharapkan balasan. 2. Hilangkan Ketergantungan pada Harta Ingat bahwa harta adalah titipan Allah. Bersedekah bukan mengurangi, tetapi menambah keberkahan. 3. Jadikan ZIS sebagai Rutinitas Spiritual Zakat: Tunaikan dengan disiplin. Infak: Berbagi secara rutin. Sedekah: Berikan dengan hati yang lapang. Kesimpulan Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya amal sosial, tetapi juga jalan penyucian jiwa. Dalam tasawuf, ZIS adalah alat untuk menghancurkan keakuan, menumbuhkan empati, dan mendekatkan diri kepada Allah. Sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Atha’illah As-Sakandari: "Jangan takut miskin karena memberi. Justru dengan memberi, Allah akan membuka pintu rezeki yang tidak terduga." (*) Bersambung ke Seri 2: "Mengapa Zakat Menjadikan Harta Lebih Berkah?"
BERITA17/02/2025 | Editor | Taufiq Permata
Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2025 Ditetapkan
Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2025 Ditetapkan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado mengumumkan nilai nisab zakat pendapatan dan jasa untuk tahun 2025. Berdasarkan Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 13 Tahun 2025, nisab zakat pendapatan dan jasa ditetapkan sebesar 85 gram emas, yang setara dengan Rp85.685.927 per tahun atau sekitar Rp7.140.498 per bulan. Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq Permata, menyampaikan bahwa penetapan ini mengacu pada harga emas yang berlaku dan menjadi acuan bagi umat Islam dalam menunaikan kewajiban zakat. "Setiap Muslim yang memiliki penghasilan tetap maupun tidak tetap, jika dalam satu tahun penghasilannya mencapai atau melebihi nisab tersebut, maka wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5% dari total pendapatan" ujar beliau. Kemudahan Pembayaran Zakat BAZNAS Kota Manado kini menyediakan berbagai kemudahan dalam pembayaran zakat, baik melalui kantor layanan BAZNAS, transfer bank, hingga sistem pembayaran digital yang terintegrasi. Dengan strategi ini, diharapkan pengumpulan zakat di Manado dapat meningkat dan semakin banyak masyarakat yang terbantu melalui program-program pendistribusian yang tepat sasaran. BAZNAS Kota Manado mengajak seluruh umat Islam untuk menunaikan zakat dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, demi kesejahteraan bersama dan keberkahan hidup.(*)
BERITA15/02/2025 | Humas
Rapat Kerja Teknis Penyaluran Ramadhan 1446 H
Rapat Kerja Teknis Penyaluran Ramadhan 1446 H
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H serta memperkuat koordinasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di seluruh Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI akan menggelar “Rapat Kerja Teknis Penyaluran Ramadhan 1446 H”. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada: Hari/Tanggal: Rabu, 12 Februari 2025Waktu: 09.00 WIB - selesaiLink Zoom: https://bazn.as/RakernisPNYRamadhan Meeting ID: 861 9486 2444 Rapat ini akan dihadiri oleh pimpinan dan pejabat BAZNAS RI, antara lain: Ibu Saidah Sakwan, MA (Pimpinan BAZNAS RI) Dr. H. M. Imdadun Rachmat (Deputi II BAZNAS RI) Bapak Agus Siswanto (Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI) Bapak Ahmad Fikri (Direktur Pendistribusian BAZNAS RI) Bapak Eka Budhi Sulistyo (Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI) Kegiatan ini akan diikuti oleh BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, termasuk BAZNAS Kota Manado. Rapat ini bertujuan untuk memastikan distribusi dana ZIS dapat berjalan optimal dan tepat sasaran selama bulan Ramadhan 1446 H, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahik di seluruh negeri. BAZNAS Manado mengajak seluruh jajaran pengurus untuk hadir dalam rapat ini guna memperkuat sinergi dan efektivitas dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Mari bersama-sama sukseskan program BAZNAS di bulan Ramadhan demi mewujudkan kesejahteraan umat! (*) #BAZNAS #ZakatTumbuhBermanfaat #Ramadhan1446H #BAZNASManado
BERITA12/02/2025 | Humas | Agenda
Taufiq Permata, Ketua BAZNAS Manado dengan Pengalaman Luas di Organisasi dan Ekonomi
Taufiq Permata, Ketua BAZNAS Manado dengan Pengalaman Luas di Organisasi dan Ekonomi
Taufiq Permata, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado periode 2022-2027, dikenal sebagai sosok yang berpengalaman di berbagai organisasi keagamaan dan ekonomi. Dengan rekam jejak yang kuat di dunia profesional, ia berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan zakat di Manado agar lebih optimal dan bermanfaat bagi masyarakat. Perjalanan Karier dan Organisasi Taufiq Permata lahir pada 19 Mei 1978. Sejak muda, ia telah aktif dalam berbagai organisasi, seperti Pemuda/Remaja Masjid Al-Hidayah Malendeng (1998-2000), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Manado, dan Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsrat. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Manado (2022-2027) serta Sekretaris Komisi Ekonomi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Utara (2021-2026). Selain pengalaman organisasinya, Taufiq juga memiliki rekam jejak profesional yang luas. Ia pernah menjabat sebagai Leader Collection di BNI Card Center RO Manado (2003-2009), Direktur Pendidikan dan Pelatihan di Pustaka RI Jakarta (2010-2012), serta Direktur Marketing di PT. Prozant Sejahtera Indonesia (2018-2021). Dedikasi untuk Pengelolaan Zakat di Manado Sebagai Ketua BAZNAS Manado, Taufiq Permata membawa visi untuk memperkuat literasi zakat, mendorong pemberdayaan ekonomi umat, serta memastikan distribusi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berjalan dengan transparan dan tepat sasaran. Di bawah kepemimpinannya, BAZNAS Manado aktif dalam berbagai program, termasuk promosi UMKM berbasis syariah, edukasi zakat kepada masyarakat, serta optimalisasi pendistribusian dana zakat kepada mustahik yang membutuhkan. Komitmen dan Harapan ke Depan Dengan pengalaman yang matang di sektor ekonomi dan organisasi, Taufiq Permata berharap dapat menjadikan BAZNAS Manado sebagai lembaga yang semakin profesional, amanah, dan berdaya guna bagi kesejahteraan umat. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat serta memastikan penyalurannya tepat guna," ujarnya. Sebagai pemimpin yang memiliki wawasan luas, Taufiq Permata diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi pengelolaan zakat di Kota Manado. Dengan strategi yang inovatif dan berbasis digital, ia optimistis bahwa peran BAZNAS dalam menyejahterakan umat akan semakin signifikan.(*)
BERITA12/02/2025 | Humas | Profile
BAZNAS Manado Diskusikan Teknis Pengumpulan Retail Bersama BAZNAS RI untuk Optimalkan Zakat Ramadhan
BAZNAS Manado Diskusikan Teknis Pengumpulan Retail Bersama BAZNAS RI untuk Optimalkan Zakat Ramadhan
Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat selama bulan Ramadhan, BAZNAS Manado bersama BAZNAS se-Provinsi Sulawesi Utara menggelar Diskusi Teknis Pengumpulan Retail. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan para pimpinan dan ahli dari BAZNAS RI untuk memberikan pembekalan strategi optimalisasi pengumpulan zakat dari sektor retail dan perorangan. Diskusi ini dibuka dengan sambutan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Informasi dan Teknologi, Prof. Nadratuzzaman Hosen, yang mengapresiasi inisiatif BAZNAS Manado dan BAZNAS Sulut dalam menyelenggarakan pembekalan teknis ini. "Kami sangat mengapresiasi langkah BAZNAS Manado dan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara dalam mempersiapkan strategi pengumpulan retail. Langkah ini akan berdampak besar dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat," ujar Prof. Nadratuzzaman. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Direktur Pengumpulan Bidang Retail dan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan, yang menegaskan komitmen BAZNAS RI dalam mendukung peningkatan kinerja BAZNAS daerah. "Bidang Pengumpulan BAZNAS RI siap memberikan pembinaan dan pendampingan kepada BAZNAS di Sulawesi Utara, termasuk Manado, untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat dari sektor retail dan perorangan," jelas Fitriansyah. Strategi Digital dan Kanal Pembayaran Jadi Sorotan Materi utama dalam diskusi ini disampaikan oleh Arif Budiman, Kepala Divisi Retail dan Perorangan BAZNAS RI, yang membahas strategi kampanye zakat melalui media online dan offline. Ia menyoroti pentingnya memperbanyak kanal pembayaran untuk mempermudah transaksi muzaki. "Pemasangan spanduk dan baliho di titik strategis serta optimalisasi kanal pembayaran dari berbagai bank ternama akan meningkatkan kepercayaan dan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar zakat," ungkap Arif Budiman. Selain itu, Ketua BAZNAS Manado, Taufiq Permata, mengajukan pertanyaan terkait strategi pembentukan tim relawan pengumpulan serta cara pengelolaan dan pengendalian risikonya. "Tim Relawan Pengumpulan, khususnya di sektor retail dan perorangan, perlu segera dibentuk untuk mengatasi keterbatasan SDM. Kami berharap upaya ini dapat meningkatkan angka pengumpulan zakat di Manado," ujar Taufiq Permata. Diskusi ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS di Sulawesi Utara untuk memperkuat strategi pengumpulan zakat jelang Ramadhan dan diluar Ramadhan. Dengan sinergi yang kuat dan strategi yang terarah, diharapkan penghimpunan zakat di Manado dan sekitarnya dapat meningkat secara signifikan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik.(*) ------ #BAZNASManado #ZakatRetail #PengumpulanZakat #Ramadhan2025 #ZakatOnline #BAZNASSulut #ZakatUntukNegeri
BERITA12/02/2025 | Humas | Agenda
"Si Daeng Anpes dan Makna Sedekah di Setiap Langkah"
"Si Daeng Anpes dan Makna Sedekah di Setiap Langkah"
Hari ini, Selasa, 11 Februari 2025, Kota Manado menjadi saksi atas pencapaian luar biasa seorang pria bernama Daeng Anpes. Setelah 112 hari berjalan kaki dari Makassar ke Manado, ia akhirnya tiba di Zero Point Manado, titik nol yang menjadi simbol perjalanannya sejauh 1.700 km. Yang membuat perjalanan ini semakin istimewa adalah bagaimana Daeng Anpes bertahan hidup dengan bantuan sedekah dari orang-orang yang ditemuinya di sepanjang jalan. Sebagai seorang konten kreator, ia melakukan live streaming selama perjalanannya, sambil menarik gerobak besi yang berisi barang bawaan dan bekalnya. Setiap harinya, ia mengandalkan dermawan yang bersedekah, baik berupa uang, makanan, maupun tempat beristirahat. Makna Sedekah dalam Perjalanan Hidup Kisah Daeng Anpes bukan hanya soal daya tahan fisik, tetapi juga cerminan bagaimana kebaikan dan sedekah dapat mengantarkan seseorang menuju tujuan. Ini menjadi bukti nyata bahwa saling berbagi adalah energi yang menggerakkan kehidupan. Allah SWT telah berjanji dalam Al-Qur'an bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta, melainkan akan dilipatgandakan: "Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai; pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261) Begitu pula dalam hadis Rasulullah SAW: "Sedekah tidak akan mengurangi harta, tidaklah seseorang memberi maaf kecuali Allah akan menambah kemuliaannya, dan tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan meninggikan derajatnya." (HR. Muslim, No. 2588) Menjadi Daeng Anpes dalam Kehidupan Sehari-hari Kisah Daeng Anpes mengajarkan kita bahwa dalam perjalanan hidup, ada saatnya kita menjadi orang yang memberi, dan ada saatnya kita menjadi orang yang menerima. Orang-orang yang menyisihkan hartanya untuk membantu Daeng Anpes mungkin tidak menyadari bahwa mereka telah menjadi bagian dari perjalanan ini, membantu seseorang mencapai tujuannya, dan tanpa mereka sadari, pahala dari sedekah itu terus mengalir. Sebagai Ketua BAZNAS Manado, saya mengajak kita semua untuk mengambil pelajaran dari perjalanan ini. Jika kita tidak bisa berjalan sejauh 1.700 km seperti Daeng Anpes, kita masih bisa membantu banyak orang yang sedang berjuang di perjalanan hidupnya. Bersedekahlah, karena kita tidak tahu di mana dan kapan Allah akan menggerakkan seseorang untuk menolong kita.(*) --------- Mari Bersedekah! Salurkan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Manado untuk membantu mereka yang membutuhkan. Rekening Infak/Sedekah BAZNAS Manado: BSI a/n. Baznas Kota Manado cq. ZIS - 7061700627 BSG a/n Baznas Kota Manado Infaq - 01102110130340 Konfirmasi donasi: WA +62 878-1606-0341, WA +62 812-3453-6376
BERITA11/02/2025 | Opini | Taufiq Permata
Penetapan Zakat Fitrah 2025: BAZNAS Manado Siap Koordinasi Bersama Kemenag dan MUI
Penetapan Zakat Fitrah 2025: BAZNAS Manado Siap Koordinasi Bersama Kemenag dan MUI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado siap mengikuti pertemuan dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Manado untuk menetapkan besaran zakat fitrah tahun 2025 atau 1446 Hijriah. Penentuan ini menjadi hal krusial mengingat zakat fitrah merupakan kewajiban bagi umat Islam yang harus ditunaikan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Ketua BAZNAS Manado, Taufiq Permata, menegaskan bahwa BAZNAS Manado belum dapat mengumumkan besaran zakat fitrah sebelum ada keputusan resmi dari Kemenag. “Kami di BAZNAS Manado mengikuti mekanisme yang berlaku. Besaran zakat fitrah ditentukan berdasarkan harga beras yang dikonsumsi mayoritas masyarakat. Oleh karena itu, kami menunggu keputusan resmi dari Kementerian Agama agar tidak terjadi perbedaan informasi di tengah masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, pertemuan antara BAZNAS, Kemenag, dan MUI sangat penting untuk memastikan kesepakatan bersama dalam menetapkan besaran zakat fitrah. Hal ini bertujuan agar para muzaki (pemberi zakat) di Kota Manado memiliki pedoman yang jelas dalam menunaikan zakatnya sesuai dengan ketentuan syariat. Selain itu, setelah keputusan dari Kemenag Manado diumumkan, BAZNAS Manado akan segera menyosialisasikan kepada masyarakat luas, khususnya para muzaki, agar mereka dapat menunaikan zakat fitrah tepat waktu. “Kami ingin memastikan bahwa informasi terkait besaran zakat fitrah ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Dengan begitu, pembayaran zakat bisa berjalan lancar dan distribusinya kepada para mustahik lebih optimal,” tambah Taufiq. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hasil keputusan penetapan zakat fitrah di Manado juga akan dilaporkan ke BAZNAS RI. Hal ini sesuai dengan tugas BAZNAS Kota Manado sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang mengelola zakat berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. "BAZNAS RI memiliki tugas koordinasi dan supervisi dalam pengelolaan zakat nasional. Oleh karena itu, hasil penetapan ini juga akan kami laporkan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan agar ada keselarasan dalam pengelolaan zakat di seluruh Indonesia,” jelasnya. Penetapan zakat fitrah setiap tahun memang menjadi perhatian utama bagi umat Islam, mengingat besarannya bergantung pada harga beras yang bisa berubah dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, sinergi antara Kemenag, MUI, dan BAZNAS di setiap daerah sangat diperlukan agar keputusan yang diambil benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan sebelum memasuki awal Ramadhan 1446 H, besaran zakat fitrah sudah bisa ditetapkan secara resmi dan diumumkan kepada masyarakat Kota Manado.(*)
BERITA10/02/2025 | Humas
Membangun Kesejahteraan! AVVA dan Baznas Manado Bahas Pengumpulan dan Pemberdayaan Zakat
Membangun Kesejahteraan! AVVA dan Baznas Manado Bahas Pengumpulan dan Pemberdayaan Zakat
Komunitas AVVA, yang dikenal dengan moto "Kami Ada untuk Kamu", mengadakan pertemuan dengan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Manado pada Jumat, 7 Februari 2025. Pertemuan ini berlangsung di kantor Baznas Manado dan dihadiri oleh Ketua Baznas Taufiq Permata serta Wakil Ketua III Juliaty Nasaru. Dari pihak AVVA, hadir Vita Hamdani yang didampingi oleh dua pengurus lainnya. Kerja Sama Strategis untuk Pengumpulan dan Pemberdayaan Zakat Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas strategi pengumpulan dana dari para pemberi zakat, infaq, dan sedekah (ZIS). Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui program santunan dan pemberdayaan bagi kaum marginal, khususnya buruh bagasi di Kota Manado. Ketua Baznas Manado, Taufiq Permata, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif AVVA untuk bekerja sama dalam upaya ini. Beliau menyatakan, "Kami mengucapkan terima kasih kepada komunitas AVVA yang ingin bekerja sama dengan Baznas Manado dalam strategi pengumpulan ZIS dan pemberdayaan untuk buruh di Kota Manado." Sementara itu, perwakilan AVVA, Vita Hamdani, mengungkapkan "rasa terima kasihnya kepada Baznas Manado atas dukungan yang diberikan." ujarnya. Santunan bagi Buruh Bagasi di Kota Manado Sebagai langkah awal dari kerja sama ini, Baznas Manado akan menyediakan 50 paket santunan dari total 100 paket yang direncanakan oleh AVVA.Paket-paket ini akan dibagikan kepada buruh bagasi di Kota Manado pada tanggal 16 Februari 2025. Penjelasan tentang Santunan dan Buruh Bagasi Santunan adalah bantuan yang diberikan kepada individu atau kelompok yang membutuhkan, dengan tujuan meringankan beban ekonomi mereka. Dalam konteks ini, santunan ditujukan kepada buruh bagasi, yaitu pekerja yang bertugas membantu penumpang dalam mengangkut barang bawaan mereka di terminal, stasiun, atau pelabuhan. Pekerjaan ini sering kali tidak memiliki pendapatan tetap dan bergantung pada upah harian, sehingga mereka termasuk dalam kategori kaum marginal yang memerlukan perhatian dan bantuan. Mengajak Masyarakat untuk Berzakat, Infaq, dan Sedekah Baznas Manado berharap bahwa kegiatan ini dapat mendorong para pemberi ZIS di Kota Manado untuk menyalurkan donasi mereka melalui Baznas. Dengan demikian, kaum marginal, termasuk buruh, dapat terbantu dan memperoleh kehidupan yang lebih baik. Sebagai penutup, penting untuk diingat bahwa memberi lebih baik daripada menerima. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, "Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah." Hal ini mengajarkan kita bahwa memberikan bantuan kepada sesama adalah perbuatan mulia yang mendatangkan keberkahan. Mari kita tingkatkan kepedulian sosial dengan berzakat, berinfaq, dan bersedekah melalui Baznas Manado, untuk membantu mereka yang membutuhkan dan membangun kesejahteraan bersama.(*)
BERITA08/02/2025 | Humas
Baznas Manado Wujudkan Kepedulian, Mustahik Terima Bantuan di HUT Baznas RI ke-24
Baznas Manado Wujudkan Kepedulian, Mustahik Terima Bantuan di HUT Baznas RI ke-24
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Manado memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Baznas Republik Indonesia pada 17 Januari'24 dengan menyalurkan bantuan kepada warga miskin ekstrem. Kegiatan ini digelar di Kantor Baznas Manado, Gedung BTM Ahmad Yani, Lawangirung, pada Jumat 7 Februari 2025. Acara ini dipandu oleh Wakil Ketua III Baznas Manado, Juliaty Nasaru, dan dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Ketua BTM Ahmad Yani H. Kudrat Dukalang, IPARI Sulut Hj. Yayuk Baginda, serta IPARI Manado Hj. Hasna Noho. Turut hadir pula H. Zulkifli perwakilan bagian Kesra Pemkot Manado serta para penerima manfaat (mustahik). Miskin Ekstrem dan Upaya Baznas Manado Dalam konteks sosial, miskin ekstrem merujuk pada kondisi di mana seseorang atau keluarga memiliki penghasilan jauh di bawah garis kemiskinan. Menurut standar pemerintah, kategori ini mencakup mereka yang pendapatan per harinya kurang dari Rp10.739 per kapita atau sekitar Rp322.170 per bulan. Mereka kerap menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, dan papan. Baznas Manado mengambil peran penting dalam membantu kelompok ini dengan menyalurkan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) yang telah dikumpulkan dari para muzakki (pemberi zakat). Dalam peringatan HUT ke-24 Baznas RI ini, bantuan diberikan kepada 54 kepala keluarga (muslim) miskin ekstrem yang telah terdata oleh Pemerintah Kota Manado. Meningkatkan Kesadaran Zakat, Infaq, dan Sedekah Ketua Baznas Manado, Taufiq Permata, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan HUT Baznas RI bukan sekadar seremonial, tetapi juga momentum untuk menguatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menunaikan zakat, infaq, dan sedekah. "Kesadaran menunaikan zakat, infaq, dan sedekah adalah bagian dari kewajiban agama, yang merupakan rukun Islam keempat setelah sholat dan sebelum berhaji. Melalui program santunan dan pemberdayaan Baznas, manfaat zakat dapat dirasakan langsung oleh para mustahik di Kota Manado," ujar Taufiq Permata. Ketua BTM Ahmad Yani, H. Kudrat Dukalang, juga mengapresiasi langkah Baznas Manado yang terus berupaya mengumpulkan dan mendistribusikan ZIS untuk membantu fakir miskin. "Kami berharap para mustahik yang menerima bantuan hari ini suatu saat nanti bisa menjadi muzakki di masa depan," ucapnya. Penyerahan Santunan bagi Mustahik Dalam acara ini, santunan diserahkan secara simbolis oleh Ketua Baznas Manado, Taufiq Permata, diikuti oleh Ketua BTM Ahmad Yani H. Kudrat Dukalang, serta perwakilan dari IPARI, Hj. Yayuk Baginda dan Hj. Hasna Noho. Salah satu penerima santunan, Adnan, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Baznas Manado atas bantuan yang diterimanya. "Terima kasih kepada Baznas Manado atas bantuannya. Semoga Baznas semakin maju dan mendapat kepercayaan lebih banyak dari para muzakki," ujar Adnan. Baznas Manado berharap kegiatan ini dapat berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan di Kota Manado, sejalan dengan visi Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang.(*)
BERITA07/02/2025 | Humas
Komunitas Pronagy Manado Programkan Sedekah Lewat Baznas Manado
Komunitas Pronagy Manado Programkan Sedekah Lewat Baznas Manado
Komunitas Bisnis Pronagy Manado semakin menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya sedekah. Dalam acara sosialisasi produk kesehatan bernilai sedekah yang digelar di Kompleks Masjid Al-Maghfirah, Kelurahan Karame, Kecamatan Singkil, komunitas ini menghadirkan Ketua Baznas Kota Manado, Taufiq Permata. Acara ini diawali dengan doa dan tahlilan yang dipimpin oleh Imam Masjid Al-Maghfirah, Abdurahman Sabihing, dan dihadiri oleh para jamaah serta masyarakat setempat. Dalam kesempatan ini, Fitri Pakaya, Koordinator acara sekaligus perwakilan Komunitas Pronagy Manado, menjelaskan bahwa Pronagy tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki misi sosial melalui sedekah. "Kami ingin memberi solusi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dengan mengonsumsi produk Pronagy yang berbahan alami dan berkualitas tinggi, sekaligus menjadikannya sebagai ladang sedekah," ujar Fitri Pakaya. Ketua Baznas Kota Manado, Taufiq Permata, mengapresiasi langkah komunitas ini dalam menggabungkan aspek kesehatan dan sedekah. "Terima kasih atas undangan dan kesempatan dari Ibu Fitri Pakaya serta komunitas Pronagy Manado yang telah memberikan ruang bagi kami untuk menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan dengan bersedekah kepada jamaah yang hadir," katanya. Hal senada disampaikan oleh Imam Masjid Al-Maghfirah, Abdurahman Sabihing. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. "Apalagi jika sedekah yang terkumpul disalurkan melalui Baznas Manado, yang memiliki mekanisme penyaluran yang transparan dan tepat sasaran," ujarnya. Sebagai bentuk komitmen nyata, Komunitas Bisnis Pronagy Manado menetapkan kebijakan menyisihkan 5% dari keuntungan mereka untuk disedekahkan melalui lembaga amil zakat, termasuk Baznas Kota Manado. Saiful Baso, Koordinator komunitas Pronagy Wilayah Sulawesi Utara, menyatakan dukungannya terhadap Baznas Manado. "Kami percaya dan mendukung Baznas dalam pengumpulan dan penyaluran sedekah agar bisa dimanfaatkan oleh mustahik yang benar-benar membutuhkan," tegasnya. Dengan adanya sinergi antara komunitas bisnis dan lembaga amil zakat, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat, serta dapat membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di Kota Manado.(*)
BERITA06/02/2025 | Humas Baznas
Baznas Manado Buka Kantor Digital untuk Manado Maju Sejahtera
Baznas Manado Buka Kantor Digital untuk Manado Maju Sejahtera
Baznas Kota Manado resmi meluncurkan Kantor Digital untuk mempermudah layanan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) berbasis teknologi. Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Manado, Manado Maju dan Sejahtera, yang mendorong transformasi digital di berbagai sektor, termasuk layanan sosial dan keagamaan. Kantor Digital Baznas Manado dapat diakses melalui kotamanado.baznas.go.id dan menyediakan berbagai fitur yang memudahkan masyarakat dalam bertransaksi secara online. Dengan platform ini, zakat, infaq, dan sedekah kini dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman, dan transparan. Didukung Penuh oleh Baznas RI Kehadiran Kantor Digital Baznas Manado mendapat dukungan penuh dari Baznas RI, baik dalam penyediaan website maupun tenaga IT. Pembuatan dan pengelolaan platform ini langsung dibina oleh Prof. M. Nadratuzzaman Hozen, Pimpinan Baznas RI Bidang Informasi Teknologi dan Informasi, bersama tim ahli. Ketua Baznas Manado, Taufiq Permata, menjelaskan bahwa layanan digital ini dirancang untuk memudahkan akses informasi dan transaksi ZIS bagi masyarakat. “Kantor Digital Baznas Manado menyediakan berbagai informasi penting seperti Profil Baznas Manado, Berita, Agenda Pimpinan, Layanan, Laporan Keuangan, Jaringan, dan Event," ujar Taufiq. Khusus menu Layanan, masyarakat dapat memanfaatkan fitur Konfirmasi ZIS, Kalkulator Zakat, dan informasi rekening zakat, sehingga pembayaran zakat menjadi lebih mudah dan terstruktur. Sinergi dengan Pemerintah Kota Manado Baznas Manado juga berkomitmen untuk mendukung program Manado Maju dan Sejahtera, yang dicanangkan oleh Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang. Transformasi digital ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan ZIS bagi umat Islam di Kota Manado, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat. Taufiq Permata menambahkan bahwa layanan digital ini sangat relevan bagi kalangan ASN Pemkot, TNI-Polri, pegawai perusahaan daerah, Ketua Lingkungan, Kemenag, serta masyarakat umum. Dengan akses yang lebih praktis dan efisien, pembayaran ZIS kini tidak lagi terbatas oleh waktu dan lokasi. “Kami berharap Kantor Digital Baznas Manado dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperluas jangkauan layanan ZIS. Dengan teknologi, kami ingin memastikan bahwa setiap warga Manado dapat menunaikan zakat dengan lebih mudah dan nyaman,” pungkas Taufiq Permata. Dengan hadirnya Kantor Digital Baznas Manado, diharapkan semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam pengelolaan ZIS demi mewujudkan Manado yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan sosial.(*)
BERITA03/02/2025 | Humas
Masjid Al-Maqbulin Taas Peringati Isra Mi'raj, Ketua Baznas Manado Beri Ceramah dan UPZ Siap Terapkan Aplikasi Menara Masjid
Masjid Al-Maqbulin Taas Peringati Isra Mi'raj, Ketua Baznas Manado Beri Ceramah dan UPZ Siap Terapkan Aplikasi Menara Masjid
Masjid Al-Maqbulin, Kelurahan Taas, Kecamatan Tikala, Manado, menggelar peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat pada Jumat 31 Januari 2025. Acara ini tidak hanya menjadi momentum refleksi spiritual, tetapi juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al-Magbulin oleh Ketua Baznas Manado, Taufiq Permata. Dalam kesempatan tersebut, Taufiq Permata juga menyampaikan ceramah hikmah Isra Mi'raj dengan Tema Memperkuat Akidah Islami dan Hikmah Perjalanan Isra Mi'raj. Ketua Baznas Manado Taufiq Permata menekankan tiga hikmah utama dari peristiwa luar biasa ini. Pertama Iman atas kebesaran dan kekuasaan Allah sebagaimana dalam QS. Al-Isra: 1, Pertama, menegaskan bahwa perjalanan Nabi Muhammad SAW adalah bukti keagungan Allah. Kedua, Akidah Islam sebagai landasan ukhuwah Islamiyah, yang memperkuat persatuan dan kebersamaan umat Muslim. Ketiga, Perintah shalat, zakat, infak, dan sedekah, yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan umat Islam. Ketua Badan Takmirul Masjid (BTM) Al-Maqbulin, Rahmat Mile, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Baznas Manado yang telah bersedia hadir sebagai penceramah sekaligus melantik pengurus UPZ. Setelah dilantik, Ketua UPZ terpilih, Kurniawan Batjo, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan profesional, transparan, dan bertanggung jawab. "Setelah dilantik oleh Ketua Baznas Manado hari ini, kami segera bekerja menjalankan program yang telah ditetapkan, salah satunya adalah menjadikan mustahik menjadi muzakki," ujar Kurniawan. UPZ Masjid Al-Maqbulin Terapkan Aplikasi Menara Masjid Sebagai langkah inovatif dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah, UPZ Masjid Al-Maqbulin akan menerapkan sistem keuangan digital berbasis aplikasi "Menara Masjid" yang dikembangkan oleh Baznas. Aplikasi ini memungkinkan pengurus dan jamaah untuk mengakses informasi keuangan masjid secara transparan, termasuk: Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara digital. Monitoring distribusi dana zakat kepada penerima yang berhak (mustahik). Kemudahan pembayaran zakat dan infak melalui sistem daring. Laporan keuangan real-time, yang bisa diakses oleh pengurus dan jamaah. "Dengan adanya aplikasi Menara Masjid, kami bisa mengelola keuangan dengan lebih efektif dan transparan. Ini adalah langkah maju untuk meningkatkan kepercayaan jamaah dalam pengelolaan zakat," tambah Kurniawan dalam wawancara. Peringatan Isra Mi'raj di Masjid Al-Maqbulin tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat akidah Islam, tetapi juga menandai langkah progresif dalam pengelolaan zakat. Dengan penerapan aplikasi Menara Masjid, diharapkan transparansi dan profesionalisme dalam pengelolaan dana umat semakin meningkat, sehingga mustahik dapat diberdayakan menjadi muzakki di masa depan. (*)
BERITA01/02/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Manado.

Lihat Daftar Rekening →