Berita Terbaru
Kepercayaan Publik Meningkat: Pengumpulan ZIS BAZNAS Manado Tumbuh 10,5%, Dirilis dalam Rakorda Lintas Provinsi
Manado, 14 November 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado mengumumkan capaian kinerjanya dalam Rapat Koordinasi Tahunan 2025 dan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) BAZNAS Se-Provinsi Gorontalo dan Se-Provinsi Sulawesi Utara, yang diselenggarakan pada 12 hingga 14 November 2025 di Hotel Quality Manado.
Data yang dirilis mencatat tren positif yang signifikan dalam penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), yang diyakini sebagai indikator kuat atas meningkatnya kepercayaan publik terhadap lembaga.
Indikator Utama: Pertumbuhan Pengumpulan ZIS
Total pengumpulan ZIS BAZNAS Kota Manado periode Januari hingga Oktober 2025 mencapai Rp 229,5 Juta. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 10,5% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024 (Rp 207,7 Juta).
Keterlibatan Kolektif: Sumber utama penghimpunan ZIS didominasi oleh Zakat & Infak dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ)/Badan sebesar 57,2%, menunjukkan partisipasi kolektif yang tinggi.
Kinerja Penyaluran Program yang Efektif
Kinerja penyaluran juga mencatat peningkatan, menegaskan komitmen BAZNAS dalam menyalurkan amanah secara optimal:
Peningkatan Penyaluran: Total Penyaluran Program ZIS periode Januari-Oktober 2025 mencapai Rp 155,5 Juta. Angka ini meningkat sebesar 10,15% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 (Rp 141.169.636).
Jangkauan Manfaat: Dana tersebut telah disalurkan kepada 577 Jiwa penerima manfaat (mustahik).
Prioritas Program: Penyaluran didominasi oleh program Manado Empati (Bantuan Sosial) sebesar 43,9% dan Manado Hebat (Pendidikan) sebesar 25,8%.
Komitmen Menjaga Kepercayaan Publik di RKAT 2026
Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, S.E., menyatakan bahwa kenaikan kepercayaan muzaki menjadi dasar kuat bagi penyusunan RKAT 2026. BAZNAS berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan ini melalui penguatan tata kelola.
Tata Kelola dan Akuntabilitas: BAZNAS Kota Manado berencana segera menyusun Neraca dan melaksanakan Audit Publik Keuangan.
Penguatan SDM: Segera memproses Pergantian Antar Waktu (PAW) pimpinan yang mundur dan penambahan Amil/Staff Pelaksana.
Fokus Pemberdayaan: Untuk meningkatkan dampak zakat, Proyeksi Strategis RKAT 2026 akan fokus pada pembentukan Unit Dana Bergulir (Microfinance ZIS) untuk penyediaan modal usaha UMKM mustahik melalui program Manado Sejahtera.
BAZNAS Kota Manado menegaskan bahwa kinerja positif ini adalah hasil dari sinergi dan amanah yang akan terus ditingkatkan demi pengentasan kemiskinan dan penyejahteraan umat.
BERITA16/11/2025 | Humas
RAKORDA & RKAT: Dukung Asta Cita, BAZNAS Manado Serahkan Dokumen Perencanaan dan Anggaran 2026
MANADO – BAZNAS Kota Manado secara resmi menyerahkan dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026 kepada BAZNAS RI melalui BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara pada hari kedua Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), Hotel Quality Manado, Kamis (13/11). Dokumen tersebut memuat target ambisius dan strategi inovatif yang selaras dengan visi nasional, khususnya mendukung program Asta Cita BAZNAS RI dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat.
RKAT 2026: Fokus Akuntabilitas dan Pemberdayaan
Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, S.E., menyatakan bahwa penyusunan RKAT 2026 merupakan puncak dari evaluasi kinerja, di mana kinerja pengumpulan ZIS Kota Manado hingga Oktober 2025 menunjukkan pertumbuhan positif 10.5% (Rp 229,5 Juta).
"Dokumen RKAT 2026 yang kami serahkan ini bukan sekadar target angka, melainkan komitmen nyata untuk mengadopsi standar profesionalisme tertinggi," ujar Taufiq. "Dalam RKAT 2026, kami fokus pada empat pilar utama: peningkatan akuntabilitas melalui Audit Publik Neraca Keuangan, pembentukan Unit Dana Bergulir ZIS (Microfinance), serta revitalisasi kelembagaan dan penambahan SDM."
Sinergi Program dengan Visi Nasional
Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Pelaporan dan Keuangan, Ibu Juliaty Nasaru, menjelaskan bahwa RKAT 2026 dirancang untuk mendukung Asta Cita (delapan program strategis nasional BAZNAS), khususnya dalam aspek peningkatan pelayanan dan sinergi program.
"Penyerahan RKAT ini adalah wujud nyata kepatuhan BAZNAS Kota Manado pada tata kelola nasional. Kami mengusulkan program-program unggulan dan intensifikasi Literasi Zakat bertujuan untuk menjadikan pengelolaan zakat di Manado lebih profesional, transparan, dan berdampak luas, sejalan dengan cita-cita BAZNAS RI."
Komitmen Terhadap Perbaikan Kelembagaan
Taufiq T. Permata menambahkan, RKAT 2026 juga mencakup rekomendasi internal untuk pembenahan kelembagaan, yaitu penyelesaian proses Pergantian Antar Waktu (PAW) pimpinan dan penambahan Amil Pelaksana.
"Kami berharap dokumen perencanaan ini segera disahkan oleh BAZNAS RI, sehingga kami dapat segera melangkah, khususnya dalam merealisasikan program unggulan Microfinance ZIS dan memastikan proses Audit Publik dapat berjalan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS secara nasional yang berkontribusi untuk Kota Manado," tutupnya. (*)
BERITA14/11/2025 | Humas
Rakorda dan RKAT: Capaian Kinerja BAZNAS Kota Manado Januari-Oktober 2025 Menunjukkan Tren Positif: Penghimpunan ZIS Naik 10,5%
Manado, 14 November 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado merilis Laporan Kinerja periode Januari hingga Oktober 2025, yang menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta peningkatan manfaat bagi masyarakat.
Peningkatan Kinerja Penghimpunan
Total pengumpulan ZIS BAZNAS Kota Manado telah mencapai Rp 229,5 Juta hingga Oktober 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 10,5% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024 (Rp 207,7 Juta), menandakan tren positif dan meningkatnya kepercayaan publik.
Puncak pengumpulan ZIS terjadi pada bulan Maret 2025 (sebelum Ramadhan), dan tren stabil di kisaran Rp 19-21 Juta pada semester kedua. Sumber utama penghimpunan ZIS didominasi oleh Zakat & Infak dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ)/Badan sebesar 57,2%, diikuti Zakat Perorangan & Fitrah sebesar 36,6%.
Penyaluran dan Manfaat Program
Dalam kurun waktu yang sama, BAZNAS Kota Manado telah menyalurkan total dana program sebesar Rp 155,5 Juta kepada 577 jiwa penerima manfaat (mustahik).
Proporsi penyaluran program didistribusikan ke dalam lima pilar, dengan fokus utama pada Bantuan Sosial dan Pendidikan:
- Manado Empati (Bantuan Sosial): 43,9%
- Manado Hebat (Pendidikan): 25,8%
- Manado Taqwa (Dakwah): 7,8%
- Manado Sehat (Kesehatan): 7,5%
- Manado Sejahtera (Ekonomi): 5,0%
Penyaluran dana program mencapai puncaknya pada bulan Maret, sejalan dengan momentum pengumpulan ZIS Ramadhan.
Tantangan dan Proyeksi Strategis 2026
Meskipun menunjukkan tren positif, BAZNAS Kota Manado menyoroti beberapa isu strategis:
- UPZ Pasif: Banyak dari 155 UPZ yang terbentuk masih tidak aktif, memerlukan revitalisasi dan target kolektif.
- Alokasi Sejahtera: Alokasi program pengentasan kemiskinan (Manado Sejahtera) masih rendah, hanya 5,0%.
Untuk menghadapi tantangan ini, Proyeksi Strategis RKAT 2026 akan berfokus pada:
- Penguatan Distribusi & Pemberdayaan: Pembentukan Unit Dana Bergulir untuk penyediaan modal usaha UMKM (Program Manado Sejahtera).
- Peningkatan Kapasitas dan Pengumpulan: Sosialiasi intensif Zakat Maal (termasuk Zakat Profesi) dan kampanye inovatif (seperti Fun Run BAZNAS dan Galeri UMKM).
Rekomendasi Utama
- Sebagai langkah penguatan tata kelola zakat, BAZNAS Kota Manado merekomendasikan:
- Penyusunan Neraca dan pelaksanaan Audit Publik atas Laporan Keuangan.
- Segera memproses Pergantian Antar Waktu (PAW) pimpinan yang mundur dan penambahan Amil/Staff Pelaksana.
Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, S.E., mengajak seluruh stakeholder untuk bersinergi, "Dengan dukungan Pemerintah Daerah dan partisipasi aktif masyarakat, kami optimis BAZNAS Kota Manado dapat semakin mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran ZIS untuk pengentasan kemiskinan ekstrem di Kota Manado."
BERITA14/11/2025 | Humas
RAKORDA & RKAT: Kinerja Penyaluran ZIS BAZNAS Manado Meningkat Tahun 2025
Manado, 14 November 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado mengumumkan peningkatan signifikan dalam penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) periode Januari hingga Oktober 2025. Peningkatan ini mencerminkan komitmen BAZNAS dalam memperluas manfaat zakat kepada mustahik di Kota Manado.
Pertumbuhan Penyaluran ZIS yang Positif
Total penyaluran dana program ZIS BAZNAS Kota Manado hingga Oktober 2025 mencapai Rp 155,5 Juta, yang disalurkan kepada 577 Jiwa penerima manfaat (mustahik). Capaian ini menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam pemanfaatan dana.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, total penyaluran BAZNAS Kota Manado mengalami kenaikan:
Januari - Oktober 2024: Rp 141.169.636
Januari - Oktober 2025: Rp 155.500.000
Pertumbuhan Penyaluran: Meningkat sebesar 10,15%
Penyaluran dana program mencapai puncaknya di bulan Maret, menyesuaikan momentum tingginya Pengumpulan ZIS Ramadhan.
Konsistensi dalam Lima Program Unggulan
Dana ZIS didistribusikan secara mayoritas untuk program-program yang bersifat bantuan sosial dan pendidikan, yang merupakan kebutuhan mendesak mustahik:
Manado Empati (Bantuan Sosial): Merupakan alokasi terbesar dengan proporsi 43,9% dari total penyaluran.
Manado Hebat (Pendidikan): Menyumbang 25,8% dari total penyaluran, menegaskan dukungan BAZNAS terhadap akses pendidikan.
Manado Taqwa (Dakwah): 7,8%.
Manado Sehat (Kesehatan): 7,5%.
Manado Sejahtera (Ekonomi/Pemberdayaan): 5,0%.
Fokus Baru untuk Pengentasan Kemiskinan
Meskipun penyaluran meningkat, BAZNAS menyoroti bahwa alokasi pada program Manado Sejahtera (Ekonomi) masih rendah, yaitu hanya 5,0%.
Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, S.E., menyatakan bahwa optimalisasi penyaluran ke depan akan berfokus pada pemberdayaan. "Kami perlu fokus lebih kuat pada pengentasan kemiskinan ekstrem melalui program Manado Sejahtera," ujarnya.
Sebagai respons, Proyeksi Strategis RKAT 2026 mencakup pembentukan Unit Dana Bergulir (Microfinance ZIS) untuk penyediaan modal usaha UMKM mustahik. Selain itu, BAZNAS akan menyinergikan program Manado Sejahtera dengan program pengentasan kemiskinan Pemerintah Kota Manado.(*)
BERITA14/11/2025 | Humas
RAKORDA & RKAT 2026, BAZNAS Kota Manado Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat Nasional di Kota Manado
Manado, 13 November 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado menunjukkan komitmen penuh dalam upaya penguatan tata kelola zakat dengan berpartisipasi aktif pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) tahun 2026. Kegiatan penting ini resmi dibuka pada Rabu, 12 November 2025, dan dipusatkan di Hotel Quality Manado.
Rakorda dan Penyusunan RKAT 2026 merupakan wadah konsolidasi strategis yang menghadirkan pimpinan BAZNAS se-regional untuk menyelaraskan program kerja, mengevaluasi kinerja, dan merumuskan rencana induk pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang akan diimplementasikan pada tahun 2026. BAZNAS Kota Manado aktif mengikuti seluruh sesi, yang dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari penuh, yaitu hingga Jumat, 14 November 2025.
Fokus utama keikutsertaan BAZNAS Kota Manado adalah untuk memastikan sinergi program kerja di tingkat lokal sejalan dengan arah kebijakan BAZNAS secara nasional, sehingga manfaat zakat dapat terdistribusi secara lebih luas, terukur, dan tepat sasaran.
Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, SE, menegaskan bahwa momentum Rakorda ini sangat vital dalam merencanakan masa depan pengelolaan zakat di ibu kota Sulawesi Utara.
Pernyataan Ketua BAZNAS Kota Manado
Berikut adalah pernyataan khusus dari Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, SE, mengenai peran krusial kegiatan ini dalam rencana kerja tahun depan:
"Kegiatan Rakorda dan penyusunan RKAT 2026 ini memiliki arti yang sangat penting dan fundamental bagi BAZNAS Kota Manado. Di forum ini, kami tidak hanya mengevaluasi kinerja tahun berjalan, tetapi yang paling utama adalah memastikan bahwa setiap program dan anggaran yang disusun untuk tahun 2026 akan menjadi peta jalan yang terstruktur dan berdampak nyata bagi kesejahteraan mustahik di Kota Manado.
Penyusunan RKAT 2026 yang tengah kami selesaikan hingga 14 November ini harus mampu menjawab tantangan dan peluang di masa depan, mulai dari peningkatan penghimpunan, inovasi program pendistribusian, hingga penguatan tata kelola kelembagaan. Kami berkomitmen untuk menyajikan program-program unggulan yang fokus pada pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat, sejalan dengan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Keberhasilan RKAT 2026 akan menjadi penentu optimalisasi peran BAZNAS sebagai lembaga utama dalam menyejahterakan umat."
BAZNAS Kota Manado berharap hasil Rakorda dan RKAT 2026 ini dapat menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang semakin profesional dan memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kota Manado.
BERITA13/11/2025 | Humas
BAZNAS KOTA MANADO SALURKAN BANTUAN PROGRAM “MANADO CERDAS & MANADO SEJAHTERA” LANGSUNG KEPADA MUSTAHIK DI SEJUMLAH JAMAAH MASJID
Manado, 30 Oktober 2025 - Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado kembali melaksanakan kegiatan Distribusi Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) kepada para mustahik melalui dua program unggulan, yaitu Program Manado Cerdas dan Program Manado Sejahtera (UMKM).
Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung kepada penerima manfaat oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Manado, Ibu Juliaty Nasaru, di sejumlah masjid tempat para penerima berdomisili dan aktif sebagai jamaah.
Berikut rincian penerima dan masjid asalnya:
- Program Manado Cerdas (Pendidikan)
1. Fatmawati Soleman, jamaah Masjid Arsyad Thawil, Komo, menerima bantuan pendidikan.
2. Alwin Anita Habir, jamaah Masjid Al Amin, Dendengan, menerima bantuan pendidikan.
3. Silva Pabiringan, jamaah Masjid Al Amin, Dendengan, menerima bantuan pendidikan.
- Program Manado Sejahtera (UMKM)
4. Junita Serly Mantiri, jamaah Masjid Nurut Taqwa, Perkamil, menerima bantuan modal usaha.
Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan jamaah dari Masjid Hijratul Fathonah, Pandu Cerdas, yang menjadi bagian dari jaringan penerima manfaat Program Manado Sehat.
Wakil Ketua III, Juliaty Nasaru, menyampaikan bahwa penyerahan langsung kepada para mustahik dimaksudkan agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih dekat oleh masyarakat, khususnya jamaah masjid.
“Kami menyerahkan langsung bantuan ini kepada penerima yang benar-benar layak dan aktif di lingkungan masjid. Ini bagian dari upaya memperkuat silaturahmi dan memastikan zakat sampai kepada yang berhak,” ujar Juliaty Nasaru.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, menegaskan bahwa zakat bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga instrumen pemberdayaan dan perubahan.
“Zakat harus dikelola dengan amanah dan tepat sasaran. Melalui sinergi antara BAZNAS dan jamaah masjid, kami memastikan setiap penerima adalah bagian dari delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat. Ini bukan bantuan sesaat, tapi investasi sosial jangka panjang untuk membangun kemandirian umat,” jelas Taufiq T. Permata.
BAZNAS Kota Manado juga mengimbau kepada jamaah masjid yang ingin mendapatkan bantuan, agar terlebih dahulu memenuhi kriteria sebagai salah satu dari delapan asnaf penerima zakat, serta mendapat rekomendasi resmi dari UPZ (Unit Pengumpul Zakat) Masjid masing-masing.
Dengan penyaluran ini, BAZNAS Kota Manado berharap dapat memperkuat sinergi bersama masjid-masjid di Kota Manado, sekaligus mewujudkan masyarakat yang cerdas, sejahtera, dan berdaya.(*)
BERITA04/11/2025 | Humas
Ketua BAZNAS Manado Sampaikan Khutbah Zakat di Masjid Al-Falah Malalayang
Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, SE, menjadi khatib Jumat di Masjid Al-Falah, Malalayang, Kota Manado, Jumat (25/09/2025).
Dalam khutbah bertema “Zakat Harta Sebagai Instrumen Keadilan Sosial dan Ekonomi”, beliau menjelaskan zakat sebagai kewajiban Islam yang menumbuhkan keberkahan harta dan memperkuat solidaritas sosial.
Jamaah mendengarkan dengan penuh perhatian. Pesan khutbah disampaikan sederhana dan jelas, menekankan pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai jalan keberkahan serta solusi mengurangi kesenjangan sosial.
Ketua UPZ Masjid Al-Falah, Ahmad Dahlan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Ketua BAZNAS Kota Manado sebagai khatib dengan tema khutbah yang sangat relevan untuk jamaah.
BAZNAS Kota Manado mengajak masyarakat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ yang telah dibentuk BAZNAS, terutama zakat maal, meskipun di luar bulan Ramadhan.
BERITA26/09/2025 | Humas
RAKORNAS 2025: BAZNAS Manado Saksikan Ivan Gunawan Zakat Rp2 Miliar untuk BAZNAS
Jakarta – BAZNAS Kota Manado turut menghadiri Rakornas dan BAZNAS Awards 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Dalam acara ini, desainer sekaligus selebritas Ivan Gunawan menyerahkan donasi Rp2 miliar untuk masyarakat Palestina melalui BAZNAS RI.
Donasi tersebut merupakan hasil penjualan busana dari event “Love Go For Humanity” yang digelar di Depok dan sejumlah kota lainnya.
Selain itu, Ivan Gunawan juga menerima penghargaan sebagai Tokoh Publik Gerakan Cinta Zakat dalam BAZNAS Awards 2025.
BAZNAS RI menegaskan, penghargaan dan donasi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan partisipasi publik dalam zakat, infak, sedekah, dan aksi kemanusiaan.
Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, yang hadir bersama Wakil Ketua III Juliaty Nasaru, menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian tersebut.
“Kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS terus meningkat. Kami berharap di Kota Manado semakin banyak muzakki menyalurkan zakatnya lewat BAZNAS,” ujar Taufiq T. Permata.
Menurutnya, kehadiran tokoh publik seperti Ivan Gunawan dapat menginspirasi masyarakat untuk menyalurkan kebaikan melalui jalur yang amanah dan tepat sasaran.(*)
BERITA29/08/2025 | Humas
BAZNAS Manado Apresiasi Rafi Ahmad Sebagai Tokoh Publik Gerakan Cinta Zakat di Rakornas 2025
Jakarta – BAZNAS Kota Manado memberikan apresiasi atas penghargaan Tokoh Publik Gerakan Cinta Zakat yang diterima Rafi Ahmad pada Rakornas BAZNAS 2025 di Jakarta.
Penghargaan ini dinilai penting karena menunjukkan kepedulian publik figur dalam menebar kebaikan, mendukung zakat, dan menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berzakat melalui BAZNAS.
Rafi Ahmad menyampaikan, zakat bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan, dukungan UMKM, layanan kesehatan, serta bantuan bagi korban bencana.
Ketua BAZNAS Manado Taufiq T. Permata, yang hadir bersama Wakil Ketua III Juliaty Nasaru, menegaskan bahwa dukungan tokoh publik dapat memperluas gerakan cinta zakat di Indonesia.
“Rafi Ahmad memberi teladan positif. Publik figur yang peduli zakat akan mendorong generasi muda semakin tergerak menyalurkan zakat melalui BAZNAS,” ujar Taufiq T. Permata.
Melalui Rakornas ini, BAZNAS Manado berharap penyaluran zakat semakin tepat sasaran, inovatif, serta berkelanjutan, sehingga manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat dan umat di berbagai daerah.(*)
BERITA28/08/2025 | Humas
BAZNAS Kota Manado Hadiri Rakornas 2025, Dukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas
Jakarta – Pimpinan BAZNAS Kota Manado menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang dibuka Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., Selasa (26/8/2025).
Rakornas BAZNAS 2025 mengusung tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” sebagai wujud komitmen sinergi zakat dengan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus momentum memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan bahwa Rakornas menjadi ruang konsolidasi strategis agar zakat benar-benar menjadi instrumen transformasi sosial yang mempercepat terwujudnya kesejahteraan umat secara merata di Indonesia.
Dalam sambutannya, Kiai Noor memaparkan capaian zakat nasional yang meningkat signifikan, dari Rp12,43 triliun pada 2020 menjadi Rp40,53 triliun pada 2024, dengan target penghimpunan mencapai Rp1,35 triliun pada 2025.
Kiai Noor menambahkan, jumlah muzaki mencapai 28,46 juta jiwa pada 2024, sebagai bukti meningkatnya kesadaran masyarakat menunaikan zakat. BAZNAS terus memperkuat tata kelola zakat melalui transformasi digital dan peningkatan SDM amil.
Rakornas BAZNAS 2025 juga menghadirkan BAZNAS Awards yang memberikan hampir 1.000 penghargaan kepada BAZNAS daerah, LAZ, tokoh publik, hingga mitra perusahaan, sebagai bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat semua penggerak zakat.
BAZNAS Kota Manado diwakili Ketua Taufiq T. Permata dan Wakil Ketua III Juliaty Nasaru. Keduanya menegaskan dukungan penuh agar sinergi zakat sejalan dengan Asta Cita dan visi Indonesia Emas.
BERITA27/08/2025 | Humas
RAKORNAS 2025: BAZNAS Manado Siap Perkuat Jaringan Zakat Lewat UPZ Desa dan Kelurahan
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa di seluruh Indonesia untuk memperkuat jaringan penghimpunan serta pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
UPZ Desa merupakan satuan organisasi yang dibentuk BAZNAS untuk membantu pengumpulan zakat di desa maupun kelurahan. Kehadirannya mempertegas upaya memperkuat peran masyarakat desa dalam pengelolaan zakat secara terstruktur dan profesional.
Peluncuran tersebut berlangsung pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan BAZNAS Award 2025 dengan tema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung ASTACITA” yang dilaksanakan di Jakarta pada Selasa (26/08/2025).
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH Noor Achmad MA, menegaskan peluncuran UPZ Desa bertujuan mengoptimalkan pengelolaan dana ZIS berdasarkan tiga prinsip Aman BAZNAS, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
Kiai Noor menambahkan, kehadiran UPZ Desa akan memperluas jangkauan zakat di Indonesia. Masyarakat desa dan kelurahan kini memiliki akses lebih mudah untuk menunaikan zakat secara benar dan tepat sasaran.
Saat ini, BAZNAS telah mencatat terbentuknya 2.536 UPZ kecamatan, 12.728 UPZ desa atau kelurahan, dan 41.504 UPZ masjid di seluruh Indonesia yang bertugas menghimpun sekaligus mengelola dana zakat.
Menurut Kiai Noor, potensi penghimpunan melalui UPZ Desa sangat besar, sebab masih banyak desa dan kelurahan yang belum memiliki UPZ. Hal ini menjadi peluang penguatan zakat ke depan.
Melalui Rakornas dan BAZNAS Award 2025, BAZNAS berharap seluruh UPZ semakin profesional dalam tata kelola zakat, sehingga manfaat ZIS semakin luas dirasakan umat dan mustahik.
Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata bersama Wakil Ketua III Juliaty Nasaru, menyatakan pihaknya mendukung penuh pembentukan UPZ Desa dan Kelurahan. Ia menilai langkah ini strategis untuk memperluas jaringan zakat hingga tingkat komunitas.
“Dengan adanya UPZ Desa dan Kelurahan, BAZNAS Kota Manado siap memperkuat jaringan zakat. Harapannya, penghimpunan semakin meningkat dan distribusi kepada mustahik lebih tepat sasaran serta memberi manfaat nyata,” ujarnya.(*)
BERITA27/08/2025 | Humas
Telah Dibuka Beasiswa Santri BAZNAS Tahun 2025
Beasiswa Santri BAZNAS adalah beasiswa persiapan masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/Favorit yang diperuntukkan bagi santri aktif berprestasi dan/atau dari kalangan dhuafa, yang sedang menempuh pendidikan formal kelas 12 Madrasah Aliyah/sederajat.
*Fasilitas Beasiswa*
Setiap santri akan mendapatkan pendanaan beasiswa senilai Rp 4.000.000,- serta kegiatan pembinaan.
*Tata Cara Pendaftaran*
Langkah 1
Pesantren terlebih dahulu dapat mempelajari buku panduan progam pada laman berikut:
bazn.as/panduanBSB2025
Langkah 2
Pesantren mendaftar secara online melalui laman berikut: bazn.as/daftarBSB2025
*Pendaftaran dibuka:*
27 Agustus s.d 9 September 2025
Mari berkolaborasi bersama untuk mendukung santri berprestasi menuju kampus impian!(*)
BERITA26/08/2025 | Humas
Dua UPZ Baru Resmi Terbentuk, BAZNAS Manado Perkuat Literasi dan Layanan Zakat di Masjid
Manado – BAZNAS Kota Manado kembali memperluas jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dengan membentuk dan melantik pengurus di dua masjid, yakni Masjid Nurul Amin Singkil Dua dan Masjid Nurul Jariah Perum Tamara, Mapanget Barat.
Pelantikan UPZ Masjid Nurul Amin digelar Jumat, 22 Agustus 2025, setelah Shalat Jumat berjamaah. Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, menyerahkan SK pengurus di hadapan jamaah masjid.
Pengurus yang dilantik terdiri dari H. Azan Amin sebagai Ketua, Rudi Sugeha sebagai Sekretaris, Hj. Kurnia sebagai Bendahara, Suyatno sebagai Wakil Bendahara, serta kelengkapan struktur lainnya.
“Kami siap mengemban amanah secara profesional dan transparan dalam mengelola zakat, infaq, dan sedekah jamaah,” tegas Ketua UPZ Nurul Amin, H. Azan Amin.
Ketua BTM Masjid Nurul Amin, Efendi Gani, menambahkan bahwa keberadaan UPZ akan mendukung pemberdayaan ekonomi umat di lingkungan masjid.
Sementara itu, pada hari yang sama setelah Shalat Ashar, BAZNAS Kota Manado juga menyerahkan SK pembentukan UPZ Masjid Nurul Jariah di Ruang Pimpinan BAZNAS, Kompleks Masjid Raya Ahmad Yani.
Dalam kesempatan tersebut, Taufiq T. Permata memberikan pembekalan terkait mekanisme pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah secara profesional, transparan, dan sesuai syariat.
SK pengurus UPZ Masjid Nurul Jariah diterima oleh Ketua Mukmin Warsana, didampingi Sekretaris Harjanto, Bendahara Sumitro Entuu, serta anggota Faisal Yama dan Andi Makmur.
Mukmin Warsana menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, sekaligus merencanakan agenda sosialisasi literasi zakat kepada jamaah. “Kami akan fokus meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan masjid,” ujarnya.
Dengan terbentuknya dua UPZ baru ini, BAZNAS Manado berharap optimalisasi pengumpulan dan pengelolaan ZIS dapat berjalan lebih baik, baik pada bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan.(*)
BERITA25/08/2025 | Humas
UPZ Masjid Nurul Amin Resmi Dilantik, Siap Kelola ZIS Secara Transparan
Jumat, 22 Agustus 2025, Masjid Nurul Amin Singkil Dua menggelar pelantikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang diawali dengan Sholat Jumat berjamaah.
Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, menyerahkan SK kepengurusan UPZ Masjid Nurul Amin secara resmi di hadapan jamaah.
Pengurus yang dilantik antara lain Ketua H. Azan Amin, Sekretaris Rudi Sugeha, Bendahara Hj. Kurnia, Wakil Bendahara Suyatno, beserta kelengkapan struktur lainnya.
“Kami siap mengemban amanah secara profesional, transparan, dan mengelola zakat, infak, serta sedekah jamaah,” ujar Ketua UPZ, H. Azan Amin.
Ketua BTM Masjid Nurul Amin, Efendi Gani, menegaskan bahwa keberadaan UPZ akan membantu program pemberdayaan ekonomi umat di lingkungan masjid.
Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, mengucapkan selamat bertugas serta berpesan agar pengurus menjalankan pengelolaan ZIS sesuai prosedur, baik saat Ramadhan maupun di luar Ramadhan.
Setelah dilantik, UPZ Masjid Nurul Amin berkomitmen melaksanakan sosialisasi dan optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah setiap bulan.(*)
BERITA24/08/2025 | Humas
UPZ Masjid Nurul Jariah Resmi Terbentuk, Fokus Literasi Zakat untuk Jamaah
Jumat 22 Agustus - BAZNAS Kota Manado resmi menyerahkan SK pembentukan UPZ Masjid Nurul Jariah Perum Tamara, Mapanget Barat.
Kegiatan dilaksanakan setelah shalat Ashar di Ruang Pimpinan BAZNAS Kota Manado, Kompleks Masjid Raya Ahmad Yani, Lawangirung.
Acara diawali pengarahan dan pembekalan oleh Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, tentang mekanisme pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah di lingkungan masjid.
Selanjutnya, Ketua BAZNAS Kota Manado menyerahkan SK kepada pengurus UPZ Masjid Nurul Jariah yang baru dibentuk.
Dalam sambutannya, Taufiq T. Permata berharap UPZ Nurul Jariah mampu mengelola zakat, infaq, dan sedekah secara profesional dan tepat sasaran bagi jamaah.
Ketua UPZ terpilih, Mukmin Warsana, menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan serta merencanakan agenda sosialisasi ZIS kepada jamaah masjid.
UPZ Nurul Jariah akan memulai tugas dengan fokus pada literasi zakat, infaq, dan sedekah agar jamaah lebih paham dan sadar pentingnya berbagi.
Adapun pengurus yang ditetapkan melalui SK, yakni Ketua Mukmin Warsana, Sekretaris Harjanto, Bendahara Sumitro Entuu, serta anggota Faisal Yama dan Andi Makmur.(*)
BERITA24/08/2025 | Humas
BAZNAS Kota Manado: Agustus, 11 Mustahik di 8 Masjid Terima Zakat Program Prioritas
Manado – BAZNAS Kota Manado menyalurkan zakat sepanjang Agustus 2025. Sebanyak sebelas mustahik dari delapan masjid menerima manfaat empat program prioritas.
Pada Jumat, 22 Agustus 2025, penyaluran dilakukan di Kantor BAZNAS Kota Manado, Kompleks Masjid Raya Ahmad Yani, Lawangirung.
Tiga mustahik dari tiga masjid menerima zakat. Mereka adalah Safriena Monoarfa (Masjid Nurul Huda, Ketang Baru), Indriawati Amoli (Masjid Alhasana, Ternate Baru), dan Rasya Ramadhan (Masjid Sabilul Muhtadin, Paal Dua).
Safriena menerima program Manado Peduli, Indriawati terbantu program Manado Sejahtera UMKM, sedangkan Rasya mendapatkan manfaat program Manado Hebat.
Penyerahan dilakukan Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, didampingi Wakil Ketua III Julianty Nasaru dan staf pelaksana.
Pada pekan kedua Agustus, delapan mustahik lain juga menerima santunan di lima masjid berbeda, bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-80.
Dua veteran Masjid Mujahidin Teling menerima santunan program Manado Peduli sebagai penghormatan atas pengabdian mereka.
Dua jamaah Masjid KH. Arsyad Tawil, Komo Luar, yaitu Azzahrah Abudi dan Amal Roesmanto, memperoleh bantuan program Manado Hebat.
Dua jamaah Masjid Baitul Makmur, Djamila Syaus dan Rinny Aman Hiola, mendapat dukungan program Manado Sejahtera UMKM untuk meningkatkan usaha kecil.
Ardiah Panigoro, jamaah Masjid Uswatun Hasanah Banjer, terbantu melalui program Manado Sehat untuk menunjang kebutuhan kesehatan.
Rudi Pakaya, jamaah Masjid Miftahul Jannah Ternate Baru, juga menerima santunan program Manado Peduli.
Dengan demikian, sebelas mustahik dari delapan masjid telah menerima manfaat zakat melalui empat program prioritas BAZNAS Kota Manado selama Agustus 2025.
BAZNAS Manado berkomitmen agar masjid menjadi pusat keberkahan. Zakat disalurkan bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi nyata dirasakan jamaah dan masyarakat.(*)
BERITA24/08/2025 | Humas
HUT RI, BAZNAS Manado Santuni Veteran Jamaah Masjid Mujahidin
Manado, 17 Agustus 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado menyalurkan santunan kepada para veteran yang juga merupakan jamaah Masjid Mujahidin, Kompleks Rumah Sakit Wolter Mongisidi, Teling Atas.
Santunan tersebut diberikan setelah pelaksanaan upacara bendera yang digelar Pemerintah Kota Manado di Lapangan Sparta Tikala, yang turut diikuti oleh Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata.
Adapun penerima santunan kali ini adalah Hasan Guriman (71 tahun) dan Ardi Ali (71 tahun), keduanya merupakan jamaah Masjid Mujahidin. Penyerahan santunan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kota Manado, Juliaty Nasaru, didampingi staf pelaksana Zata Ismah.
Dalam kesempatan tersebut, Hasan Guriman menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian BAZNAS Kota Manado. “Terima kasih atas perhatian BAZNAS Kota Manado yang sudah memperhatikan dan memberikan bantuan,” ujarnya penuh haru.
Santunan untuk Veteran: Bentuk Kepedulian dan Penghargaan
Santunan kepada para veteran menjadi salah satu bentuk penghargaan BAZNAS Kota Manado atas jasa-jasa pejuang bangsa yang telah mengorbankan tenaga dan hidup mereka demi kemerdekaan Indonesia. Bantuan ini tidak hanya bernilai materi, tetapi juga sebagai simbol kepedulian dan penghormatan kepada para sesepuh bangsa.
Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, menegaskan bahwa santunan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama kepada mereka yang telah berjasa bagi bangsa dan negara. “Veteran adalah pahlawan yang patut kita hormati. Santunan ini diharapkan dapat menjadi bentuk nyata rasa syukur atas kemerdekaan yang kita nikmati saat ini, serta sebagai wujud kepedulian BAZNAS kepada mereka yang telah berjuang,” ujarnya.
BAZNAS Kota Manado berharap momentum HUT RI dapat semakin menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan penghormatan kepada para pejuang yang telah mengantarkan bangsa Indonesia meraih kemerdekaan.
BERITA19/08/2025 | Humas
BAZNAS Kota Manado Lantik UPZ Al-Muhabbah dalam Kegiatan Santunan Anak Yatim “Muharram Ceria”
Manado, 27 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado hadir dalam acara Komunitas Al-Muhabbah yang sukses menggelar kegiatan bertajuk Muharram Ceria yang berlangsung meriah di Aula Pemkot Manado, Minggu (27/07/25).
Acara ini menjadi momentum penting dengan dilantiknya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Al-Muhabbah oleh Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq Permata. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah Al-Muhabbah sebagai gerakan dakwah yang peduli terhadap anak yatim, khususnya yang berada di luar panti.
“Saya mengapresiasi Al-Muhabbah yang telah menjadi bagian dari gerakan dakwah sosial. Kepada para pengurus UPZ yang baru dilantik, jalankan amanah ini dengan profesional, transparan, dan akuntabel,” tegas Taufiq Permata.
Ketua Al-Muhabbah, Nurhayati Pakaya, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan dari BAZNAS Kota Manado.
“Kegiatan ini kami gagas sebagai bentuk kepedulian di bulan Muharram, khususnya untuk menghadirkan keceriaan bagi anak-anak yatim. Terima kasih kepada BAZNAS atas kepercayaan dan pelantikan UPZ Al-Muhabbah,” ujarnya.
Sambutan mewakili Walikota Manado disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, M. Sofyan dan sambutan lainnya oleh Pembina Al-Muhabbah Ir. H. Djafar Alkatiri, MM.
Kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan Qasidah dari Grup Al-Muhabbah dan dilanjutkan dengan penyerahan santunan “Anak Langit” kepada anak-anak yatim dan kurang mampu.
Santunan diserahkan secara simbolis oleh sejumlah tokoh yang hadir, antara lain: Anwar Pandjab dari Kementerian Agama Kota Manado, Budi Wahono Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Manado, Perwakilan dari YBM Brilian dan Pengurus Al-Wasliah Kota Manado
Komunitas Al-Muhabbah merupakan gerakan sosial yang berfokus membantu anak yatim di luar panti dengan perlindungan, pendidikan, dan santunan berkala.(*)
BERITA27/07/2025 | Humas
Ketua BAZNAS Manado Ingatkan: Zakat Maal Harus Ditunaikan Meski di Luar Ramadhan
Manado, 27 Juli 2025 — Dalam kegiatan Muharram Ceria yang diselenggarakan Komunitas Al-Muhabbah di Aula Pemkot Manado, Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq Permata, mengingatkan pentingnya menunaikan zakat maal (zakat harta) meskipun di luar bulan Ramadhan.
Menurutnya, kesadaran masyarakat masih banyak yang mengaitkan kewajiban zakat hanya dengan momentum Ramadhan. Padahal, zakat maal adalah kewajiban yang terikat waktu haul (1 tahun kepemilikan) dan jumlah harta yang mencapai nisab.
“Jika harta sudah mencapai 85 gram emas dan telah dimiliki selama setahun, maka zakat maal wajib ditunaikan, kapan pun waktunya, bukan menunggu Ramadhan,” ujar Taufiq Permata dalam sambutannya.
Taufiq menjelaskan bahwa berdasarkan ketetapan BAZNAS tahun 2025, nilai 1 gram emas adalah Rp1.000.000, sehingga nisab zakat maal tahun ini setara Rp85.000.000.
“Banyak umat Islam yang memiliki tabungan, investasi, atau aset produktif lain yang sebenarnya telah wajib zakat. Kami mengajak untuk lebih sadar dan tertib menunaikan zakat maal, sebagai bentuk tanggung jawab spiritual dan sosial,” tambahnya.
Kegiatan Muharram Ceria ini sendiri menjadi wadah edukasi dan penguatan nilai-nilai kepedulian sosial. Di acara tersebut, BAZNAS Kota Manado juga melantik Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Al-Muhabbah serta menyalurkan santunan “Anak Langit” kepada anak-anak yatim dan kurang mampu.
BERITA27/07/2025 | Humas
Rayakan Idul Yatama dan HUT ke-402 Kota Manado, BAZNAS Salurkan Santunan untuk 100 Anak Yatim
Manado, 11 Juli 2025 – Dalam semangat menyambut 10 Muharram 1447 H atau Idul Yatama, serta sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-402 Kota Manado, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado menggelar kegiatan santunan untuk 100 anak yatim dan dhuafa, Jumat (11/7/2025) di Gedung BTM Masjid Raya Ahmad Yani, Lawangirung.
Dengan tema “Tebar Kebaikan, Tumbuhkan Keceriaan,” kegiatan ini menjadi momentum sinergi antara program nasional BAZNAS RI dan semangat perayaan HUT Kota Manado. BAZNAS hadir sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang terus berkomitmen menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada yang berhak, terutama pada momen-momen penting keagamaan dan sosial.
Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq Permata, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian terhadap anak yatim sebagai bagian dari program nasional BAZNAS RI. "Santunan ini bukan sekadar simbolis, tapi juga wujud nyata bahwa zakat adalah hak para mustahik, termasuk anak-anak yatim yang membutuhkan kasih sayang dan perhatian kita semua," ujarnya.
Mewakili Wali Kota Manado, Asisten III Sekretariat Daerah Kota Manado, Donald Supit, menyampaikan sambutan apresiatif. “Pemerintah Kota Manado sangat mengapresiasi kiprah BAZNAS yang terus hadir membantu masyarakat” ucapnya.
Penyerahan santunan dilakukan secara bergantian oleh para tokoh yang hadir, termasuk Asisten III Pemkot Manado, Ketua BAZNAS Kota Manado, Kepala Kementerian Agama Kota Manado, Pimpinan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Keceriaan mewarnai suasana karena para penerima santunan datang bersama orang tua atau pengasuh mereka. Teknis pelaksanaan pembagian santunan dikoordinasikan langsung oleh Wakil Ketua III, Juliaty Nasaru, dengan dukungan dari staf pelaksana Ismah dan Utami, berdasarkan identitas yang telah diverifikasi.
BAZNAS Kota Manado berharap kegiatan ini menjadi bagian dari semangat pembangunan sosial di Kota Manado, seiring peringatan hari jadi kota yang ke-402. Kebaikan yang ditebarkan hari ini diharapkan menumbuhkan harapan dan semangat hidup baru bagi para anak yatim penerima manfaat.(*)
> Marijo sucikan harta dan raih keberkahan, dengan tekan tombol merah "Bayar Zakat" dibawah ini!
BERITA12/07/2025 | Humas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Manado.
Lihat Daftar Rekening →