WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Manado Sosialisasikan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 untuk Mahasiswa S1

MANADO — Humas BAZNAS Kota Manado — BAZNAS Kota Manado menyosialisasikan pembukaan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 bagi mahasiswa S1 sebagai bagian dari upaya memperluas akses informasi pendidikan.

Program Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 ditujukan bagi mahasiswa S1 mulai semester 5 dari berbagai bidang keilmuan yang memenuhi persyaratan dan ketentuan program.

Beasiswa tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik, kepemimpinan, dan kontribusi sosial bagi masyarakat.

Sahril R. Nusi, Staff BAZNAS Kota Manado Bagian Distribusi, menyampaikan bahwa informasi mengenai program beasiswa perlu disebarluaskan agar mahasiswa yang memenuhi persyaratan tidak kehilangan kesempatan.

“Kami berharap mahasiswa di Kota Manado dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, terutama mereka yang memenuhi persyaratan dan membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan,” ujar Sahril.

Menurutnya, mahasiswa perlu mempersiapkan dokumen pendaftaran dengan teliti serta mengikuti seluruh tahapan yang ditetapkan melalui kanal resmi Beasiswa Cendekia BAZNAS.

Sahril juga mengimbau calon peserta untuk membaca panduan secara menyeluruh sebelum melakukan pendaftaran, sehingga dokumen yang disampaikan sesuai dengan ketentuan program.

Sementara itu, Taufiq T. Permata, Ketua BAZNAS Kota Manado, menilai program beasiswa merupakan bentuk kepedulian zakat terhadap pengembangan kualitas sumber daya manusia.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Melalui Beasiswa Cendekia BAZNAS, kita berharap lahir generasi muda yang berilmu, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Taufiq.

Ia menambahkan, mahasiswa penerima beasiswa diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta semangat memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitarnya.

“Generasi muda adalah bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Karena itu, dukungan terhadap pendidikan harus terus diperkuat melalui kolaborasi dan kepedulian bersama,” lanjutnya.

Berdasarkan informasi program, calon peserta merupakan mahasiswa S1/D4 semester 5 program reguler yang berasal dari perguruan tinggi mitra BAZNAS.

Persyaratan umum lainnya mencakup IPK minimal 3,00, tidak sedang menerima beasiswa lain yang sejenis, serta melengkapi dokumen pendaftaran sesuai ketentuan.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi beasiswa.baznas.go.id. Calon peserta disarankan memastikan seluruh persyaratan sebelum menyelesaikan proses pendaftaran.

Informasi FAQ Program tersedia melalui bazn.as/FAQBCBDN26, sedangkan Panduan dan Format Dokumen dapat diakses melalui bazn.as/PanduanBCBDN2026.

BAZNAS Kota Manado mengajak mahasiswa yang memenuhi persyaratan untuk segera memanfaatkan kesempatan tersebut dan mengikuti proses pendaftaran berdasarkan informasi resmi program.

Program ini diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat akses pendidikan serta mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Humas BAZNAS Kota Manado

Zakat Penolong Sesama di Dunia, Penyelamat Kita di Akhirat.

10/09/2026 | Kontributor: Humas
Transparansi Zakat Terjamin: BAZNAS Kota Manado Sepenuhnya Terapkan Akuntansi PSAK 109 Berbasis SiMBA Digital

BAZNAS Kota Manado terus berkomitmen menegakkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. Penerapan standar akuntansi PSAK 109 telah diwujudkan secara nyata melalui sistem operasional digital terpadu menggunakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen BAZNAS.

Penggunaan aplikasi SiMBA memastikan seluruh alur transaksi kas masuk dan kas keluar terverifikasi sesuai prinsip syariah. Setiap penerimaan dana zakat langsung terkelola secara akurat, sistematis, serta memenuhi kaidah akuntansi baku yang ditetapkan lembaga otoritas.

Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, menegaskan pentingnya konsistensi dalam mengawal sistem digital ini. "Penerapan PSAK 109 melalui SiMBA bukan sekadar pemenuhan regulasi keuangan, melainkan komitmen moral kami untuk menjaga amanah muzaki secara akuntabel," ungkapnya.

Melalui otomatisasi SiMBA, pengalokasian porsi amil sebesar maksimal 12,5 persen tercatat secara presisi sejak awal transaksi. Sistem ini secara mandiri memisahkan pos dana zakat, infak, sedekah, serta dana non-halal demi menjaga kemurnian pengelolaan.

Taufiq T. Permata menambahkan bahwa sistem ini memberikan kepastian hukum dan keterbukaan publik yang utuh. "Dengan SiMBA, setiap rupiah dana umat terkelola secara akurat, transparan, dan terintegrasi langsung dengan standar akuntansi keuangan zakat nasional," jelas Taufiq.

Sistem digital ini juga memudahkan penyusunan laporan keuangan komprehensif, mulai dari Laporan Posisi Keuangan hingga Perubahan Dana. Penginputan data yang tertib membantu BAZNAS Kota Manado menyajikan informasi publik yang valid, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Langkah inovasi berbasis SiMBA menjadi bukti komitmen BAZNAS Kota Manado dalam memberikan kepastian hukum dan syariah bagi masyarakat. Dukungan sistem mutakhir ini memperkuat optimisme lembaga dalam mewujudkan tata kelola zakat yang profesional dan terpercaya.(*) 

31/08/2026 | Kontributor: Humas
Jumat Ini, Ketua BAZNAS Kota Manado Sampaikan Khotbah Maulid Nabi di Masjid Asmaul Husna

MANADO – Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, dijadwalkan menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Asmaul Husna, Bumi Nyiur, Wanea, Jumat (28/8/2026).

Khotbah tersebut mengangkat tema “Maulid Nabi dan Spirit Berbagi: Menjadikan Rasulullah SAW Teladan Kepedulian Sesama.” Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada pukul 11.45 WITA.

Tema tersebut dipilih bertepatan dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pesannya akan menekankan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam membangun kepedulian sosial.

Melalui khotbah tersebut, jamaah akan diajak memahami bahwa keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga kepedulian terhadap kaum dhuafa, anak yatim, dan masyarakat sekitar.

Semangat berbagi menjadi salah satu pesan utama yang akan disampaikan. Zakat, infak, dan sedekah merupakan bentuk kepedulian yang dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas sosial.

Taufiq juga akan mengaitkan tema tersebut dengan Surah Al-Ahzab ayat 21, yang menegaskan Rasulullah SAW sebagai teladan terbaik bagi umat Islam.

Momentum Maulid Nabi diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya berbagi serta menghadirkan manfaat nyata bagi sesama.

BAZNAS Kota Manado mengajak jamaah Masjid Asmaul Husna dan masyarakat sekitar untuk mengikuti khotbah Jumat tersebut sekaligus menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai penguat semangat kepedulian sosial(*) 

28/08/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kota Manado Terapkan DTSEN: Penyaluran Zakat Makin Tepat Sasaran hingga Tingkat UPZ

MANADO — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado siap menerapkan secara penuh penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam tata kelola Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) di wilayah Kota Manado.

Langkah ini menginduk pada kebijakan nasional yang resmi diluncurkan oleh BAZNAS RI, Kementerian Agama, dan Bappenas pada 6 Agustus 2026 di Jakarta

Penyaluran Tepat Sasaran dan Mencegah Bantuan Ganda

Melalui integrasi data berbasis DTSEN, penyaluran bantuan kepada penerima manfaat (mustahik) di Kota Manado dapat dilakukan secara lebih akurat dan terintegrasi. Sistem ini secara efektif menekan risiko adanya data ganda maupun bantuan yang tumpang tindih (overlapping) di lapangan.

Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, menegaskan komitmen penuh jajarannya dalam menyelaraskan seluruh program pendistribusian dengan standar nasional tersebut.

"Penggunaan DTSEN ini adalah momentum besar bagi tata kelola zakat di Kota Manado. Dengan data yang terpadu dan akurat, kami memastikan setiap rupiah zakat dari para muzaki disalurkan tepat kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Tidak ada lagi kekhawatiran soal bantuan ganda atau tidak tepat sasaran," ujar Taufiq T. Permata.

"Target kami bukan sekadar memberi bantuan konsumtif, tetapi bagaimana mengentaskan kemiskinan. Melalui pendataan yang presisi ini, kita bisa mendampingi para mustahik di Manado agar secara bertahap naik kelas menjadi munfik hingga muzaki," tambahnya.

Seluruh UPZ Wajib Mengikuti Standar DTSEN

Penerapan standar DTSEN ini tidak hanya berlaku di kantor pusat BAZNAS Kota Manado, tetapi juga diwajibkan bagi seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang telah dibentuk di wilayah Kota Manado—mulai dari UPZ dinas/instansi pemerintah, UPZ Kecamatan dan UPZ Kelurahan hingga UPZ Masjid. 

Seluruh UPZ yang beroperasi di bawah naungan BAZNAS Kota Manado diarahkan untuk melakukan verifikasi pendataan calon mustahik dengan merujuk pada acuan DTSEN. Hal ini memastikan bahwa kerja pengumpulan dan pendistribusian zakat di tingkat akar rumput tetap berada dalam satu koridor yang terintegrasi, transparan, akuntabel, dan terpercaya.(*) 

24/08/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kota Manado Gelar Sosialisasi dan Penyerahan SK UPZ di Masjid Asmaul Husna

Ketua BAZNAS Kota Manado, Taufiq T. Permata, didampingi Staf Pelaksana Sahril Nusi, menyerahkan SK UPZ sekaligus memberikan sosialisasi di Masjid Asmaul Husna, Kelurahan Bumi Nyiur, Kecamatan Wanea, pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen organisasi Masjid Asmaul Husna. Para peserta terdiri dari BTM, Imam, Majelis Taklim Ibu-Ibu, Pemuda dan Remaja Masjid, serta warga jamaah setempat yang hadir antusias.

Pelaksanaan sosialisasi dan penyerahan SK ini merupakan prosedur wajib bagi legalisasi UPZ. Langkah ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 serta Peraturan BAZNAS Nomor 2 Tahun 2016.

Sebagai perpanjangan tangan BAZNAS Kota Manado, UPZ bertugas menghimpun serta mengelola dana zakat, infak, dan sedekah. Penyaluran dana dilakukan dari para muzakki kepada mustahik di wilayah kerja masing-masing.

Kehadiran UPZ resmi Masjid Asmaul Husna diharapkan mempermudah pelayanan pembayar zakat, infak dan sedekah. Keberadaannya juga diyakini mampu memberikan dampak positif nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan jamaah sekitar sesuai tuntunan syariat.

22/08/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Rapat Kerja Teknis Penyaluran Ramadhan 1446 H
Rapat Kerja Teknis Penyaluran Ramadhan 1446 H
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H serta memperkuat koordinasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di seluruh Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI akan menggelar “Rapat Kerja Teknis Penyaluran Ramadhan 1446 H”. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada: Hari/Tanggal: Rabu, 12 Februari 2025Waktu: 09.00 WIB - selesaiLink Zoom: https://bazn.as/RakernisPNYRamadhan Meeting ID: 861 9486 2444 Rapat ini akan dihadiri oleh pimpinan dan pejabat BAZNAS RI, antara lain: Ibu Saidah Sakwan, MA (Pimpinan BAZNAS RI) Dr. H. M. Imdadun Rachmat (Deputi II BAZNAS RI) Bapak Agus Siswanto (Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI) Bapak Ahmad Fikri (Direktur Pendistribusian BAZNAS RI) Bapak Eka Budhi Sulistyo (Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI) Kegiatan ini akan diikuti oleh BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, termasuk BAZNAS Kota Manado. Rapat ini bertujuan untuk memastikan distribusi dana ZIS dapat berjalan optimal dan tepat sasaran selama bulan Ramadhan 1446 H, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para mustahik di seluruh negeri. BAZNAS Manado mengajak seluruh jajaran pengurus untuk hadir dalam rapat ini guna memperkuat sinergi dan efektivitas dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Mari bersama-sama sukseskan program BAZNAS di bulan Ramadhan demi mewujudkan kesejahteraan umat! (*) #BAZNAS #ZakatTumbuhBermanfaat #Ramadhan1446H #BAZNASManado
BERITA12/02/2025 | Humas | Agenda
Taufiq Permata, Ketua BAZNAS Manado dengan Pengalaman Luas di Organisasi dan Ekonomi
Taufiq Permata, Ketua BAZNAS Manado dengan Pengalaman Luas di Organisasi dan Ekonomi
Taufiq Permata, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado periode 2022-2027, dikenal sebagai sosok yang berpengalaman di berbagai organisasi keagamaan dan ekonomi. Dengan rekam jejak yang kuat di dunia profesional, ia berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan zakat di Manado agar lebih optimal dan bermanfaat bagi masyarakat. Perjalanan Karier dan Organisasi Taufiq Permata lahir pada 19 Mei 1978. Sejak muda, ia telah aktif dalam berbagai organisasi, seperti Pemuda/Remaja Masjid Al-Hidayah Malendeng (1998-2000), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Manado, dan Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsrat. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Pimpinan Daerah Muhammadiyah Manado (2022-2027) serta Sekretaris Komisi Ekonomi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Utara (2021-2026). Selain pengalaman organisasinya, Taufiq juga memiliki rekam jejak profesional yang luas. Ia pernah menjabat sebagai Leader Collection di BNI Card Center RO Manado (2003-2009), Direktur Pendidikan dan Pelatihan di Pustaka RI Jakarta (2010-2012), serta Direktur Marketing di PT. Prozant Sejahtera Indonesia (2018-2021). Dedikasi untuk Pengelolaan Zakat di Manado Sebagai Ketua BAZNAS Manado, Taufiq Permata membawa visi untuk memperkuat literasi zakat, mendorong pemberdayaan ekonomi umat, serta memastikan distribusi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berjalan dengan transparan dan tepat sasaran. Di bawah kepemimpinannya, BAZNAS Manado aktif dalam berbagai program, termasuk promosi UMKM berbasis syariah, edukasi zakat kepada masyarakat, serta optimalisasi pendistribusian dana zakat kepada mustahik yang membutuhkan. Komitmen dan Harapan ke Depan Dengan pengalaman yang matang di sektor ekonomi dan organisasi, Taufiq Permata berharap dapat menjadikan BAZNAS Manado sebagai lembaga yang semakin profesional, amanah, dan berdaya guna bagi kesejahteraan umat. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat serta memastikan penyalurannya tepat guna," ujarnya. Sebagai pemimpin yang memiliki wawasan luas, Taufiq Permata diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi pengelolaan zakat di Kota Manado. Dengan strategi yang inovatif dan berbasis digital, ia optimistis bahwa peran BAZNAS dalam menyejahterakan umat akan semakin signifikan.(*)
BERITA12/02/2025 | Humas | Profile
BAZNAS Manado Diskusikan Teknis Pengumpulan Retail Bersama BAZNAS RI untuk Optimalkan Zakat Ramadhan
BAZNAS Manado Diskusikan Teknis Pengumpulan Retail Bersama BAZNAS RI untuk Optimalkan Zakat Ramadhan
Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat selama bulan Ramadhan, BAZNAS Manado bersama BAZNAS se-Provinsi Sulawesi Utara menggelar Diskusi Teknis Pengumpulan Retail. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan para pimpinan dan ahli dari BAZNAS RI untuk memberikan pembekalan strategi optimalisasi pengumpulan zakat dari sektor retail dan perorangan. Diskusi ini dibuka dengan sambutan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Informasi dan Teknologi, Prof. Nadratuzzaman Hosen, yang mengapresiasi inisiatif BAZNAS Manado dan BAZNAS Sulut dalam menyelenggarakan pembekalan teknis ini. "Kami sangat mengapresiasi langkah BAZNAS Manado dan BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara dalam mempersiapkan strategi pengumpulan retail. Langkah ini akan berdampak besar dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat," ujar Prof. Nadratuzzaman. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Direktur Pengumpulan Bidang Retail dan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan, yang menegaskan komitmen BAZNAS RI dalam mendukung peningkatan kinerja BAZNAS daerah. "Bidang Pengumpulan BAZNAS RI siap memberikan pembinaan dan pendampingan kepada BAZNAS di Sulawesi Utara, termasuk Manado, untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat dari sektor retail dan perorangan," jelas Fitriansyah. Strategi Digital dan Kanal Pembayaran Jadi Sorotan Materi utama dalam diskusi ini disampaikan oleh Arif Budiman, Kepala Divisi Retail dan Perorangan BAZNAS RI, yang membahas strategi kampanye zakat melalui media online dan offline. Ia menyoroti pentingnya memperbanyak kanal pembayaran untuk mempermudah transaksi muzaki. "Pemasangan spanduk dan baliho di titik strategis serta optimalisasi kanal pembayaran dari berbagai bank ternama akan meningkatkan kepercayaan dan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar zakat," ungkap Arif Budiman. Selain itu, Ketua BAZNAS Manado, Taufiq Permata, mengajukan pertanyaan terkait strategi pembentukan tim relawan pengumpulan serta cara pengelolaan dan pengendalian risikonya. "Tim Relawan Pengumpulan, khususnya di sektor retail dan perorangan, perlu segera dibentuk untuk mengatasi keterbatasan SDM. Kami berharap upaya ini dapat meningkatkan angka pengumpulan zakat di Manado," ujar Taufiq Permata. Diskusi ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS di Sulawesi Utara untuk memperkuat strategi pengumpulan zakat jelang Ramadhan dan diluar Ramadhan. Dengan sinergi yang kuat dan strategi yang terarah, diharapkan penghimpunan zakat di Manado dan sekitarnya dapat meningkat secara signifikan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik.(*) ------ #BAZNASManado #ZakatRetail #PengumpulanZakat #Ramadhan2025 #ZakatOnline #BAZNASSulut #ZakatUntukNegeri
BERITA12/02/2025 | Humas | Agenda
"Si Daeng Anpes dan Makna Sedekah di Setiap Langkah"
"Si Daeng Anpes dan Makna Sedekah di Setiap Langkah"
Hari ini, Selasa, 11 Februari 2025, Kota Manado menjadi saksi atas pencapaian luar biasa seorang pria bernama Daeng Anpes. Setelah 112 hari berjalan kaki dari Makassar ke Manado, ia akhirnya tiba di Zero Point Manado, titik nol yang menjadi simbol perjalanannya sejauh 1.700 km. Yang membuat perjalanan ini semakin istimewa adalah bagaimana Daeng Anpes bertahan hidup dengan bantuan sedekah dari orang-orang yang ditemuinya di sepanjang jalan. Sebagai seorang konten kreator, ia melakukan live streaming selama perjalanannya, sambil menarik gerobak besi yang berisi barang bawaan dan bekalnya. Setiap harinya, ia mengandalkan dermawan yang bersedekah, baik berupa uang, makanan, maupun tempat beristirahat. Makna Sedekah dalam Perjalanan Hidup Kisah Daeng Anpes bukan hanya soal daya tahan fisik, tetapi juga cerminan bagaimana kebaikan dan sedekah dapat mengantarkan seseorang menuju tujuan. Ini menjadi bukti nyata bahwa saling berbagi adalah energi yang menggerakkan kehidupan. Allah SWT telah berjanji dalam Al-Qur'an bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta, melainkan akan dilipatgandakan: "Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai; pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261) Begitu pula dalam hadis Rasulullah SAW: "Sedekah tidak akan mengurangi harta, tidaklah seseorang memberi maaf kecuali Allah akan menambah kemuliaannya, dan tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan meninggikan derajatnya." (HR. Muslim, No. 2588) Menjadi Daeng Anpes dalam Kehidupan Sehari-hari Kisah Daeng Anpes mengajarkan kita bahwa dalam perjalanan hidup, ada saatnya kita menjadi orang yang memberi, dan ada saatnya kita menjadi orang yang menerima. Orang-orang yang menyisihkan hartanya untuk membantu Daeng Anpes mungkin tidak menyadari bahwa mereka telah menjadi bagian dari perjalanan ini, membantu seseorang mencapai tujuannya, dan tanpa mereka sadari, pahala dari sedekah itu terus mengalir. Sebagai Ketua BAZNAS Manado, saya mengajak kita semua untuk mengambil pelajaran dari perjalanan ini. Jika kita tidak bisa berjalan sejauh 1.700 km seperti Daeng Anpes, kita masih bisa membantu banyak orang yang sedang berjuang di perjalanan hidupnya. Bersedekahlah, karena kita tidak tahu di mana dan kapan Allah akan menggerakkan seseorang untuk menolong kita.(*) --------- Mari Bersedekah! Salurkan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Manado untuk membantu mereka yang membutuhkan. Rekening Infak/Sedekah BAZNAS Manado: BSI a/n. Baznas Kota Manado cq. ZIS - 7061700627 BSG a/n Baznas Kota Manado Infaq - 01102110130340 Konfirmasi donasi: WA +62 878-1606-0341, WA +62 812-3453-6376
BERITA11/02/2025 | Opini | Taufiq Permata
Penetapan Zakat Fitrah 2025: BAZNAS Manado Siap Koordinasi Bersama Kemenag dan MUI
Penetapan Zakat Fitrah 2025: BAZNAS Manado Siap Koordinasi Bersama Kemenag dan MUI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado siap mengikuti pertemuan dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Manado untuk menetapkan besaran zakat fitrah tahun 2025 atau 1446 Hijriah. Penentuan ini menjadi hal krusial mengingat zakat fitrah merupakan kewajiban bagi umat Islam yang harus ditunaikan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Ketua BAZNAS Manado, Taufiq Permata, menegaskan bahwa BAZNAS Manado belum dapat mengumumkan besaran zakat fitrah sebelum ada keputusan resmi dari Kemenag. “Kami di BAZNAS Manado mengikuti mekanisme yang berlaku. Besaran zakat fitrah ditentukan berdasarkan harga beras yang dikonsumsi mayoritas masyarakat. Oleh karena itu, kami menunggu keputusan resmi dari Kementerian Agama agar tidak terjadi perbedaan informasi di tengah masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, pertemuan antara BAZNAS, Kemenag, dan MUI sangat penting untuk memastikan kesepakatan bersama dalam menetapkan besaran zakat fitrah. Hal ini bertujuan agar para muzaki (pemberi zakat) di Kota Manado memiliki pedoman yang jelas dalam menunaikan zakatnya sesuai dengan ketentuan syariat. Selain itu, setelah keputusan dari Kemenag Manado diumumkan, BAZNAS Manado akan segera menyosialisasikan kepada masyarakat luas, khususnya para muzaki, agar mereka dapat menunaikan zakat fitrah tepat waktu. “Kami ingin memastikan bahwa informasi terkait besaran zakat fitrah ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Dengan begitu, pembayaran zakat bisa berjalan lancar dan distribusinya kepada para mustahik lebih optimal,” tambah Taufiq. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hasil keputusan penetapan zakat fitrah di Manado juga akan dilaporkan ke BAZNAS RI. Hal ini sesuai dengan tugas BAZNAS Kota Manado sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang mengelola zakat berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. "BAZNAS RI memiliki tugas koordinasi dan supervisi dalam pengelolaan zakat nasional. Oleh karena itu, hasil penetapan ini juga akan kami laporkan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan agar ada keselarasan dalam pengelolaan zakat di seluruh Indonesia,” jelasnya. Penetapan zakat fitrah setiap tahun memang menjadi perhatian utama bagi umat Islam, mengingat besarannya bergantung pada harga beras yang bisa berubah dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, sinergi antara Kemenag, MUI, dan BAZNAS di setiap daerah sangat diperlukan agar keputusan yang diambil benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan sebelum memasuki awal Ramadhan 1446 H, besaran zakat fitrah sudah bisa ditetapkan secara resmi dan diumumkan kepada masyarakat Kota Manado.(*)
BERITA10/02/2025 | Humas
Membangun Kesejahteraan! AVVA dan Baznas Manado Bahas Pengumpulan dan Pemberdayaan Zakat
Membangun Kesejahteraan! AVVA dan Baznas Manado Bahas Pengumpulan dan Pemberdayaan Zakat
Komunitas AVVA, yang dikenal dengan moto "Kami Ada untuk Kamu", mengadakan pertemuan dengan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Manado pada Jumat, 7 Februari 2025. Pertemuan ini berlangsung di kantor Baznas Manado dan dihadiri oleh Ketua Baznas Taufiq Permata serta Wakil Ketua III Juliaty Nasaru. Dari pihak AVVA, hadir Vita Hamdani yang didampingi oleh dua pengurus lainnya. Kerja Sama Strategis untuk Pengumpulan dan Pemberdayaan Zakat Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas strategi pengumpulan dana dari para pemberi zakat, infaq, dan sedekah (ZIS). Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui program santunan dan pemberdayaan bagi kaum marginal, khususnya buruh bagasi di Kota Manado. Ketua Baznas Manado, Taufiq Permata, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif AVVA untuk bekerja sama dalam upaya ini. Beliau menyatakan, "Kami mengucapkan terima kasih kepada komunitas AVVA yang ingin bekerja sama dengan Baznas Manado dalam strategi pengumpulan ZIS dan pemberdayaan untuk buruh di Kota Manado." Sementara itu, perwakilan AVVA, Vita Hamdani, mengungkapkan "rasa terima kasihnya kepada Baznas Manado atas dukungan yang diberikan." ujarnya. Santunan bagi Buruh Bagasi di Kota Manado Sebagai langkah awal dari kerja sama ini, Baznas Manado akan menyediakan 50 paket santunan dari total 100 paket yang direncanakan oleh AVVA.Paket-paket ini akan dibagikan kepada buruh bagasi di Kota Manado pada tanggal 16 Februari 2025. Penjelasan tentang Santunan dan Buruh Bagasi Santunan adalah bantuan yang diberikan kepada individu atau kelompok yang membutuhkan, dengan tujuan meringankan beban ekonomi mereka. Dalam konteks ini, santunan ditujukan kepada buruh bagasi, yaitu pekerja yang bertugas membantu penumpang dalam mengangkut barang bawaan mereka di terminal, stasiun, atau pelabuhan. Pekerjaan ini sering kali tidak memiliki pendapatan tetap dan bergantung pada upah harian, sehingga mereka termasuk dalam kategori kaum marginal yang memerlukan perhatian dan bantuan. Mengajak Masyarakat untuk Berzakat, Infaq, dan Sedekah Baznas Manado berharap bahwa kegiatan ini dapat mendorong para pemberi ZIS di Kota Manado untuk menyalurkan donasi mereka melalui Baznas. Dengan demikian, kaum marginal, termasuk buruh, dapat terbantu dan memperoleh kehidupan yang lebih baik. Sebagai penutup, penting untuk diingat bahwa memberi lebih baik daripada menerima. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, "Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah." Hal ini mengajarkan kita bahwa memberikan bantuan kepada sesama adalah perbuatan mulia yang mendatangkan keberkahan. Mari kita tingkatkan kepedulian sosial dengan berzakat, berinfaq, dan bersedekah melalui Baznas Manado, untuk membantu mereka yang membutuhkan dan membangun kesejahteraan bersama.(*)
BERITA08/02/2025 | Humas
Baznas Manado Wujudkan Kepedulian, Mustahik Terima Bantuan di HUT Baznas RI ke-24
Baznas Manado Wujudkan Kepedulian, Mustahik Terima Bantuan di HUT Baznas RI ke-24
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Manado memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Baznas Republik Indonesia pada 17 Januari'24 dengan menyalurkan bantuan kepada warga miskin ekstrem. Kegiatan ini digelar di Kantor Baznas Manado, Gedung BTM Ahmad Yani, Lawangirung, pada Jumat 7 Februari 2025. Acara ini dipandu oleh Wakil Ketua III Baznas Manado, Juliaty Nasaru, dan dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Ketua BTM Ahmad Yani H. Kudrat Dukalang, IPARI Sulut Hj. Yayuk Baginda, serta IPARI Manado Hj. Hasna Noho. Turut hadir pula H. Zulkifli perwakilan bagian Kesra Pemkot Manado serta para penerima manfaat (mustahik). Miskin Ekstrem dan Upaya Baznas Manado Dalam konteks sosial, miskin ekstrem merujuk pada kondisi di mana seseorang atau keluarga memiliki penghasilan jauh di bawah garis kemiskinan. Menurut standar pemerintah, kategori ini mencakup mereka yang pendapatan per harinya kurang dari Rp10.739 per kapita atau sekitar Rp322.170 per bulan. Mereka kerap menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, dan papan. Baznas Manado mengambil peran penting dalam membantu kelompok ini dengan menyalurkan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) yang telah dikumpulkan dari para muzakki (pemberi zakat). Dalam peringatan HUT ke-24 Baznas RI ini, bantuan diberikan kepada 54 kepala keluarga (muslim) miskin ekstrem yang telah terdata oleh Pemerintah Kota Manado. Meningkatkan Kesadaran Zakat, Infaq, dan Sedekah Ketua Baznas Manado, Taufiq Permata, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan HUT Baznas RI bukan sekadar seremonial, tetapi juga momentum untuk menguatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menunaikan zakat, infaq, dan sedekah. "Kesadaran menunaikan zakat, infaq, dan sedekah adalah bagian dari kewajiban agama, yang merupakan rukun Islam keempat setelah sholat dan sebelum berhaji. Melalui program santunan dan pemberdayaan Baznas, manfaat zakat dapat dirasakan langsung oleh para mustahik di Kota Manado," ujar Taufiq Permata. Ketua BTM Ahmad Yani, H. Kudrat Dukalang, juga mengapresiasi langkah Baznas Manado yang terus berupaya mengumpulkan dan mendistribusikan ZIS untuk membantu fakir miskin. "Kami berharap para mustahik yang menerima bantuan hari ini suatu saat nanti bisa menjadi muzakki di masa depan," ucapnya. Penyerahan Santunan bagi Mustahik Dalam acara ini, santunan diserahkan secara simbolis oleh Ketua Baznas Manado, Taufiq Permata, diikuti oleh Ketua BTM Ahmad Yani H. Kudrat Dukalang, serta perwakilan dari IPARI, Hj. Yayuk Baginda dan Hj. Hasna Noho. Salah satu penerima santunan, Adnan, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Baznas Manado atas bantuan yang diterimanya. "Terima kasih kepada Baznas Manado atas bantuannya. Semoga Baznas semakin maju dan mendapat kepercayaan lebih banyak dari para muzakki," ujar Adnan. Baznas Manado berharap kegiatan ini dapat berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan di Kota Manado, sejalan dengan visi Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang.(*)
BERITA07/02/2025 | Humas
Komunitas Pronagy Manado Programkan Sedekah Lewat Baznas Manado
Komunitas Pronagy Manado Programkan Sedekah Lewat Baznas Manado
Komunitas Bisnis Pronagy Manado semakin menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya sedekah. Dalam acara sosialisasi produk kesehatan bernilai sedekah yang digelar di Kompleks Masjid Al-Maghfirah, Kelurahan Karame, Kecamatan Singkil, komunitas ini menghadirkan Ketua Baznas Kota Manado, Taufiq Permata. Acara ini diawali dengan doa dan tahlilan yang dipimpin oleh Imam Masjid Al-Maghfirah, Abdurahman Sabihing, dan dihadiri oleh para jamaah serta masyarakat setempat. Dalam kesempatan ini, Fitri Pakaya, Koordinator acara sekaligus perwakilan Komunitas Pronagy Manado, menjelaskan bahwa Pronagy tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memiliki misi sosial melalui sedekah. "Kami ingin memberi solusi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan dengan mengonsumsi produk Pronagy yang berbahan alami dan berkualitas tinggi, sekaligus menjadikannya sebagai ladang sedekah," ujar Fitri Pakaya. Ketua Baznas Kota Manado, Taufiq Permata, mengapresiasi langkah komunitas ini dalam menggabungkan aspek kesehatan dan sedekah. "Terima kasih atas undangan dan kesempatan dari Ibu Fitri Pakaya serta komunitas Pronagy Manado yang telah memberikan ruang bagi kami untuk menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan dengan bersedekah kepada jamaah yang hadir," katanya. Hal senada disampaikan oleh Imam Masjid Al-Maghfirah, Abdurahman Sabihing. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. "Apalagi jika sedekah yang terkumpul disalurkan melalui Baznas Manado, yang memiliki mekanisme penyaluran yang transparan dan tepat sasaran," ujarnya. Sebagai bentuk komitmen nyata, Komunitas Bisnis Pronagy Manado menetapkan kebijakan menyisihkan 5% dari keuntungan mereka untuk disedekahkan melalui lembaga amil zakat, termasuk Baznas Kota Manado. Saiful Baso, Koordinator komunitas Pronagy Wilayah Sulawesi Utara, menyatakan dukungannya terhadap Baznas Manado. "Kami percaya dan mendukung Baznas dalam pengumpulan dan penyaluran sedekah agar bisa dimanfaatkan oleh mustahik yang benar-benar membutuhkan," tegasnya. Dengan adanya sinergi antara komunitas bisnis dan lembaga amil zakat, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah semakin meningkat, serta dapat membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di Kota Manado.(*)
BERITA06/02/2025 | Humas Baznas
Baznas Manado Buka Kantor Digital untuk Manado Maju Sejahtera
Baznas Manado Buka Kantor Digital untuk Manado Maju Sejahtera
Baznas Kota Manado resmi meluncurkan Kantor Digital untuk mempermudah layanan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) berbasis teknologi. Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Manado, Manado Maju dan Sejahtera, yang mendorong transformasi digital di berbagai sektor, termasuk layanan sosial dan keagamaan. Kantor Digital Baznas Manado dapat diakses melalui kotamanado.baznas.go.id dan menyediakan berbagai fitur yang memudahkan masyarakat dalam bertransaksi secara online. Dengan platform ini, zakat, infaq, dan sedekah kini dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman, dan transparan. Didukung Penuh oleh Baznas RI Kehadiran Kantor Digital Baznas Manado mendapat dukungan penuh dari Baznas RI, baik dalam penyediaan website maupun tenaga IT. Pembuatan dan pengelolaan platform ini langsung dibina oleh Prof. M. Nadratuzzaman Hozen, Pimpinan Baznas RI Bidang Informasi Teknologi dan Informasi, bersama tim ahli. Ketua Baznas Manado, Taufiq Permata, menjelaskan bahwa layanan digital ini dirancang untuk memudahkan akses informasi dan transaksi ZIS bagi masyarakat. “Kantor Digital Baznas Manado menyediakan berbagai informasi penting seperti Profil Baznas Manado, Berita, Agenda Pimpinan, Layanan, Laporan Keuangan, Jaringan, dan Event," ujar Taufiq. Khusus menu Layanan, masyarakat dapat memanfaatkan fitur Konfirmasi ZIS, Kalkulator Zakat, dan informasi rekening zakat, sehingga pembayaran zakat menjadi lebih mudah dan terstruktur. Sinergi dengan Pemerintah Kota Manado Baznas Manado juga berkomitmen untuk mendukung program Manado Maju dan Sejahtera, yang dicanangkan oleh Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang. Transformasi digital ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan ZIS bagi umat Islam di Kota Manado, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat. Taufiq Permata menambahkan bahwa layanan digital ini sangat relevan bagi kalangan ASN Pemkot, TNI-Polri, pegawai perusahaan daerah, Ketua Lingkungan, Kemenag, serta masyarakat umum. Dengan akses yang lebih praktis dan efisien, pembayaran ZIS kini tidak lagi terbatas oleh waktu dan lokasi. “Kami berharap Kantor Digital Baznas Manado dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperluas jangkauan layanan ZIS. Dengan teknologi, kami ingin memastikan bahwa setiap warga Manado dapat menunaikan zakat dengan lebih mudah dan nyaman,” pungkas Taufiq Permata. Dengan hadirnya Kantor Digital Baznas Manado, diharapkan semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam pengelolaan ZIS demi mewujudkan Manado yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan sosial.(*)
BERITA03/02/2025 | Humas
Masjid Al-Maqbulin Taas Peringati Isra Mi'raj, Ketua Baznas Manado Beri Ceramah dan UPZ Siap Terapkan Aplikasi Menara Masjid
Masjid Al-Maqbulin Taas Peringati Isra Mi'raj, Ketua Baznas Manado Beri Ceramah dan UPZ Siap Terapkan Aplikasi Menara Masjid
Masjid Al-Maqbulin, Kelurahan Taas, Kecamatan Tikala, Manado, menggelar peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat pada Jumat 31 Januari 2025. Acara ini tidak hanya menjadi momentum refleksi spiritual, tetapi juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Al-Magbulin oleh Ketua Baznas Manado, Taufiq Permata. Dalam kesempatan tersebut, Taufiq Permata juga menyampaikan ceramah hikmah Isra Mi'raj dengan Tema Memperkuat Akidah Islami dan Hikmah Perjalanan Isra Mi'raj. Ketua Baznas Manado Taufiq Permata menekankan tiga hikmah utama dari peristiwa luar biasa ini. Pertama Iman atas kebesaran dan kekuasaan Allah sebagaimana dalam QS. Al-Isra: 1, Pertama, menegaskan bahwa perjalanan Nabi Muhammad SAW adalah bukti keagungan Allah. Kedua, Akidah Islam sebagai landasan ukhuwah Islamiyah, yang memperkuat persatuan dan kebersamaan umat Muslim. Ketiga, Perintah shalat, zakat, infak, dan sedekah, yang berperan dalam meningkatkan kesejahteraan umat Islam. Ketua Badan Takmirul Masjid (BTM) Al-Maqbulin, Rahmat Mile, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Baznas Manado yang telah bersedia hadir sebagai penceramah sekaligus melantik pengurus UPZ. Setelah dilantik, Ketua UPZ terpilih, Kurniawan Batjo, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan profesional, transparan, dan bertanggung jawab. "Setelah dilantik oleh Ketua Baznas Manado hari ini, kami segera bekerja menjalankan program yang telah ditetapkan, salah satunya adalah menjadikan mustahik menjadi muzakki," ujar Kurniawan. UPZ Masjid Al-Maqbulin Terapkan Aplikasi Menara Masjid Sebagai langkah inovatif dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah, UPZ Masjid Al-Maqbulin akan menerapkan sistem keuangan digital berbasis aplikasi "Menara Masjid" yang dikembangkan oleh Baznas. Aplikasi ini memungkinkan pengurus dan jamaah untuk mengakses informasi keuangan masjid secara transparan, termasuk: Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara digital. Monitoring distribusi dana zakat kepada penerima yang berhak (mustahik). Kemudahan pembayaran zakat dan infak melalui sistem daring. Laporan keuangan real-time, yang bisa diakses oleh pengurus dan jamaah. "Dengan adanya aplikasi Menara Masjid, kami bisa mengelola keuangan dengan lebih efektif dan transparan. Ini adalah langkah maju untuk meningkatkan kepercayaan jamaah dalam pengelolaan zakat," tambah Kurniawan dalam wawancara. Peringatan Isra Mi'raj di Masjid Al-Maqbulin tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat akidah Islam, tetapi juga menandai langkah progresif dalam pengelolaan zakat. Dengan penerapan aplikasi Menara Masjid, diharapkan transparansi dan profesionalisme dalam pengelolaan dana umat semakin meningkat, sehingga mustahik dapat diberdayakan menjadi muzakki di masa depan. (*)
BERITA01/02/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Manado.

Lihat Daftar Rekening →