Panduan Zakat Fitrah 2026: Berdasarkan Syariat, Regulasi, dan SK Kemenag
25/02/2026 | Penulis: Humas
Foto: Kemenag Manado
MANADO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado resmi merilis panduan lengkap penetapan Zakat Fitrah untuk tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian hukum dan syar'i bagi umat Muslim di wilayah Kota Manado dalam menunaikan kewajiban tahunan.
Landasan Syariat dan Regulasi Negara
Penetapan Zakat Fitrah tahun ini dipastikan telah selaras dengan berbagai instrumen hukum dan dalil keagamaan. Secara syariat, kewajiban ini merujuk pada Dalil Shahih mengenai kewajiban zakat fitrah sebesar 1 Sha' makanan pokok.
Secara konstitusional, BAZNAS Kota Manado menegaskan bahwa perhitungan zakat ini telah mengacu pada:
- Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
- Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah.
- Peraturan BAZNAS (Perbaznas) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengumpulan Zakat.
Merujuk pada SK Kementerian Agama Kota Manado
Khusus untuk wilayah Kota Manado, besaran nominal zakat ditetapkan merujuk pada Surat Keputusan (SK) Kantor Kementerian Agama Kota Manado yang ditandatangani oleh Kepala Kantor Kemenag, Hj. Rogaya Udin, M.Pd.
Penetapan ini juga mempertimbangkan Surat dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Manado Nomor: 500.22.17/D.18/Perindag/II/2026 tertanggal 11 Februari 2026 terkait fluktuasi harga bahan pokok di pasar lokal.
- Beras Premium (Dua Merpati, Bunaken Indah, dan sejenisnya): Rp 40.500 per jiwa (harga Rp 15.000/kg).
- Beras Medium (Serayu dan sejenisnya): Rp 36.500 per jiwa ( harga Rp 13.500/kg).
- Beras SPHP: Rp 33.750 per jiwa (harga Rp 12.500/kg).
Rincian Besaran Zakat Fitrah 2026
Berdasarkan ketentuan tersebut, kadar Zakat Fitrah yang harus ditunaikan adalah sebesar 1 Sho', yang jika dikonversikan setara dengan 2,7 Kilogram atau 3,5 Liter Beras.
Imbauan Transparansi
BAZNAS Kota Manado menyampaikan bahwa sinkronisasi antara peraturan menteri, Perbaznas, dan SK Kemenag setempat bertujuan agar pengelolaan zakat berlangsung transparan, akuntabel, dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku di Indonesia.
Masyarakat diimbau untuk segera menyetorkan zakat fitrahnya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid-masjid terdekat atau lembaga amil zakat resmi guna memudahkan pendistribusian kepada para mustahik sebelum pelaksanaan Shalat Idul Fitri.(*)
Berita Lainnya
Ketua GP Ansor Asriyanto Karim Sampaikan Posko Kebakaran Sindulang Satu Resmi Berakhir Hari Ini
Ardiah Utami: Besok Posko Bersama Kebakaran Sindulang Satu Gelar Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak
OPEN DONASI KORBAN KEBAKARAN SINDULANG SATU
BAZNAS Kota Manado Sosialisasikan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 untuk Mahasiswa S1
Jumat Ini, Ketua BAZNAS Kota Manado Sampaikan Khotbah Maulid Nabi di Masjid Asmaul Husna
Juliaty Nasaru, Wakil Ketua BAZNAS Manado, Ajak Masyarakat Berdonasi untuk Korban Kebakaran Sindulang Satu
Malam Ini, Ketua BAZNAS Manado Bawakan Ceramah Maulid Nabi di Kampung Kodo
BAZNAS Kota Manado Buka Donasi dan Program Bantuan Kebakaran melalui UPZ Masjid
BAZNAS Kota Manado Perkuat Posko Bersama, Ridwan Nento Ungkap Kebutuhan Mendesak Korban Kebakaran
BAZNAS Manado Perkuat Pelayanan Posko, Sahril R. Nusi Pastikan Penyaluran Donasi Tercatat
Syarat Bantuan UMKM BAZNAS Kota Manado dan Cara Mengajukannya
BAZNAS Kota Manado Gelar Sosialisasi dan Penyerahan SK UPZ di Masjid Asmaul Husna
Transparansi Zakat Terjamin: BAZNAS Kota Manado Sepenuhnya Terapkan Akuntansi PSAK 109 Berbasis SiMBA Digital
BAZNAS Manado Bersama BTM Masjid Darusalam 1 Buka Posko Korban Kebakaran Sindulang Satu
BAZNAS Kota Manado Ajak Jamaah Masjid Baitul Makmur Tingkatkan Kepedulian melalui Zakat Infak dan Sedekah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Manado.
Lihat Daftar Rekening →